Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Ruddy : Ibu Netty Tidak Pernah Sebut Sintren Itu Musyrik

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSCN678311.jpg

    Kepala Biro Humas Protokol dan Umum R Ruddy Gandakusumah, SH, MH  menyatakan tidak ada satu pernyataan pun, baik formal maupun informal yang menyebutkan bahwa Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat Netty Prasetiyani Heryawan menyebut kesenian Sintren sebagai hal yang musyrik sehingga diharamkan. Berdasarkan saksi mata, baik pejabat maupun staf yang mengikuti kegiatan Road Show Gerakan Membaca  yang dilaksanakan di Gedung Korpri Kota Cirebon (19/5), tidak ada secuilpun kalimat tersebut.

    “Dari keterangan Asisten Bidang Kesra, Aip Rivai, SH, MSi dan staf humas yang mengiringi kegiatan tersebut, tidak ada sepatah katapun dari Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat yang menyebutkan atau mengomentari Sintren sebagai kesenian yang mengandung nilai musyrik. Sangat disayangkan dengan pemberitaan yang bersumber pada hal yang tidak valid dan sumir,” tegas Ruddy menanggapi pemberitaan seputar polemik tersebut. Pernyataan tersebut menurut Ruddy untuk menyanggah berita yang seolah-olah Istri Gubernur Jabar mencoreng kesenian Sintren. Apalagi berita itu bersumberkan dari pihak yang tidak bisa dipertanggungjawabkan alias masih “katanya dan katanya”.

    Lebih lanjut Ruddy menjelaskan, berdasarkan kronologis acara, kesenian Sintren ditampilkan sebelum pidato pembukaan sekaligus peresmian acara Road Show Gerakan Membaca   oleh Netty Heryawan. Dalam sambutannya, Netty lebih menyoroti kepada kebiasaan membaca pada keluarga, keutamaan membaca sebagai kunci peradaban. Serta upaya memasyarakatkan membaca melalui revitalisasi perpustakaan dengan konsep "new look, new image" pada perpustakaan.

    “Secara umum, Netty tidak pernah menyinggung dalam sambutan, juga pada saat pembicaraan informal maupun ketika sesi wawancara dengan wartawan. Netty tidak pernah mengeluarkan pernyataan bahwa Kesenian Sintren adalah haram/musyrik sebagaimana diberitakan. Sebagai tokoh masyarakat Jabar, sangat jelas dan mafhum bahwa Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat menghargai keberagaman budaya yang dimiliki masyarakat Jabar dan menyakini bahwa keberagaman tersebut adalah aset budaya,” pungkas Ruddy.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus