Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Wagub Jabar Hadiri Pesta Giling Tebu PG. Sindang Laut

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/Panen-tebu.jpg

    CIREBON- Pesta kawin tebu yang rutin diadakan setiap tahun di PG. Sindang Laut merupakan ciri dimulainya musim giling tebu. Pesta tersebut mendapat antusias yang besar dari masyarakat Lemah Abang dan sekitarnya.  Hal Ini terbukti dengan banyaknya masyarakat yang memadati sepanjang jalan dari mulai Alun-alun Kecamatan sampai ke dalam PG. Sindang Laut, sehingga menimbulkan kemacetan lalu lintas.

    Menurut salah seorang warga Lemah Abang, Asep, masyarakat sudah memadati tempat tersebut sejak pukul tujuh pagi, selain untuk melihat pesta kawin tebu mereka datang untuk menyambut Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf dan Bupati Cirebon Drs. H. Dedi Supardi, MM.

    Kedatangan rombongan Wagub dan Bupati disambut oleh pihak kecamatan diiringi marching band dari Kabupaten Cirebon, untuk selanjutnya diarak menuju PG. Sindang Laut dengan menggunakan mobil hias. Sesampainya di PG. Sindang Laut rombongan disambut langsung oleh Dirut PG. Rajawali II Cabang Sindang Laut dan Ketua APTRI (Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia) Kabupaten Cirebon diiringi tarian selamat datang (lengser) dari siswa-siswi SMA Lemah Abang.

    Pengantin tebu yang ikut diarak bersama rombongan juga diikuti arak-arakan dari 9 Kabupaten/Kota di Jawa Barat, dengan mempergelarkan kesenian dan budaya masing-masing.

    Dalam kesempatan acara tersebut Bupati mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh pihak khususnya warga kecamatan Lemah Abang yang telah mensukseskan acara dan mengharapkan pesta giling dapat dilestarikan sebagai aset pariwisata Kabupaten Cirebon.

    Sementara itu dalam sambutannya Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf mengatakan bahwa Kesenian tradisional merupakan salah satu alat pemersatu bangsa. Menyinggung kebutuhan gula di Jawa Barat yang mencapai 510.000 ton per tahun, sementara produksi yang dapat dihasilkan di Jawa Barat baru 120.000 ton per tahun, maka perlu adanya impor gula. Untuk mengurangi impor gula dimasa yang akan datang Wagub memandang perlu adanya inovasi dan kerjasama dengan negara lain dibidang teknologi pertanian melalui pendirian sekolah pertanian khusus tebu yang nantinya selain untuk mengoptimalkan produksi juga dapat memanfaatkan tebu untuk produksi lain. Selain itu saat ini telah ada Bank Agro untuk kredit pertanian sehingga petani tebu dapat meminjam modal guna menambah permodalan. (Ginanjar-Diskominfo)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus