Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Aher Tegaskan Tarif Angkutan Online Tergantung Pemerintah Pusat

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_23867.jpg

    BANDUNG-Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), mengatakan hingga saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat belum menerima keputusan dari pemerintah pusat tentang penetapan tarif batas atas dan bawah taksi online. Dia mengaku akan mengikuti peraturan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

    "Tarif batas atas dan bawah taksi online belum jadi, kayanya kelihatannya akan ditangani langsung oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub)," kata Aher usai mengikuti acara Halal Bi Halal di halaman Gedung Sate Bandung, Selasa (4/7/2017).

    Pemprov Jabar hingga kini belum mendapatkan instruksi dari Kemenhub tentang penetapan tarif batas atas dan bawah bagi taksi online.

    "Yang jelas sampai sekarang draftnya belum saya tanda tangani karena belum ada lampu hijau dari pemerintah pusat. Saya kira di daerah lain juga akan dihandle oleh Kemenhub langsung," ungkapnya

    Menurutnya, melihat potensi setiap daerah yang berbeda memang diberikan perbedaan berdasarkan wilayahnya masing-masing.

    "Memang Pemerintah pusat memberikan kebijakan sesuai potensi wilayahnya masing-masing," ujarnya

    Aher menilai, sepanjang taksi online tidak melanggar ketentuan tarif yang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat, maka tidak disebut melanggar. Pemprov Jabar pun ke depannya akan mengeluarkan Peraturan Gubernur terkait tarif batas atas dan bawah bagi taksi online.

    "Sepanjang taksi online menentukan tarif batas bawah dan atas, dan tarifnya masih dalam batas koridor itu, maka sah tarifnya," ujarnya

    "Yang salah itu tidak sesuai dengan batas atas dan bawahnya. Saya kira sudah ada ketentuannya sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen)," pungkasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus