Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pegawai pada Badan Pendapatan akan di”sekolah”kan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_23985.jpg

    SUMEDANG-Untuk mendorong pendapatan daerah Kabupaten Sumedang pada tahun 2018 nanti, Bupati Sumedang, H. Eka Setiawan dukung adanya peningkatan kompetensi dan kapasitas pegawai pada Badan Pendapatan Daerah.

    Hal tersebut diungkapkan Bupati Eka pada saat dirinya menghadiri acara Rapat Evaluasi Pendapatan Daerah yang berlangsung di Hotel Asri Asia Plaza Sumedang, Rabu, (12/7) dengan peserta yaitu para Kepala Organisasi Perangkat Daerah serta para Camat dan Sekretaris Daerah selaku Koordinator Tim Anggaran Pemerintah Kab. Sumedang.

    Guna mewujudkan hal tersebut, Bupati Eka lantas menginstruksikan Kepala Badan Pendapatan Daerah, H. Ramdan Ruhendi Deddy untuk menugaskan Pegawainya untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan sehingga memiliki keahlian dibidang perpajakan.

    “Kalau memang pada APBD Perubahan tahun 2017 anggaran kita (Sumedang) mencukupi, maka harus memprioritaskan untuk menyekolahkan 5 sampai 10 orang Pegawai Negeri Sipil hingga kesemua pegawai tersebut nantinya memiliki kemampuan yang mumpuni dalam bidang perpajakan,”ucap Eka.

    Ditambahkan Eka, apabila Sumber Daya Manusia dengan segala kelengkapannya sudah terpenuhi, diharapkan tahun 2018 nanti akan turut mendorong pendapatan daerah Kab. Sumedang yang dinilainya masih banyak potensi pendapatan yang dapat digali sehingga pendapatan daerah meningkat secara signifikan.

    “Setelah tuntasnya pendidikan kepada para pegawai yang ditunjuk, kita pun jangan ragu untuk meningkatkan target pendapatan daerah pada tahun yang akan datang,”imbuhnya.   

    Sebelumnya, sebagaimana diungkapkan Ramdan Ruhendi Deddy, di Kab. Sumedang pada OPD Badan Pendapatan Daerah Khususnya belum memiliki pegawai yang secara khusus mempunyai keahlian pada bidang perpajakan. Padahal, apabila SDM termasuk didukung oleh perangkat-perangkat yang memadai, maka potensi pendapatan daerah masih dapat ditingkatkan.

    “Di Sumedang sendiri sampai dengan saat ini belum memiliki pegawai spesialis dibidang pajak, misalnya saja kita belum punya tenaga appraisal atau juru taksir maupun PPNS Perpajakan dan auditor pajak, sehingga menghambat kita untuk lebih menggali sumber pendapatan daerah,”ungkapnya.

    Disebutkan Ramdan, Pendapatan Asli Daerah Kab. Sumedang saat ini hanya sekitar 361 Milyar, padahal PAD Sumedang masih dapat ditingkatkan mengingat masih banyak potensi pendapatan di Sumedang yang masih dapat digali. Pada sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kab. Sumedang pun dikatakan Ramdan saat ini hanya mampu mengumpulkan sekitar 33 Milyar, padahal apabila dihitung dengan luas keseluruhan yang dimiliki Kab. Sumedang, menurut perhitungannya dapat terkumpul sekitar 400 Milyar atau baru hanya sekitar 10 persen. Pun dari BUMD Kab. Sumedang yaitu dari PDAM dan Bank Sumedang yang baru mencapai sekitar 5 persen saja, atau sekitar 6 Milyar Rupiah.

    Berdasarkan hasil tersebut, dalam kesempatan saat itu Ramdan mengajak kepada seluruh Kepala OPD agar turut berpikir sehingga pendapatan daerah Kab. Sumedang dapat meningkat. “Dengan segala potensi yang dimiliki oleh kita (Sumedang), maka pada kesempatan ini saya juga mengajak kepada temen-temen para Kepala OPD agar turut berpikir bagaimana agar pendapatan daerah Sumedang dapat ditingkatkan lagi. Sebagai informasi, mulai tahun depan (2018) Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Kecamatan juga akan kita naikkan, sehingga akan turut membantu mendongkrak pendapatan daerah,”ujarnya.

    Pada gelaran Rapat Evaluasi Pendapatan Daerah Triwulan kedua saat itu pun diketahui bahwa masih banyak selisih yang cukup besar yaitu mencapai setengahnya dari target sekitar 2 Trilyun lebih, atau sampai dengan Bulan Juni 2017, pendapatan daerah baru mencapai 43,13 persen saja, dan sebagaimana dikatakan Ramdan karena sudah lebih dari setengah tahun maka seharusnya sudah bisa melebihi 50 persen dari target yang telah disepakati dan ditetapkan. 

    Masih di hari yang sama, Bupati Eka juga menghadiri acara Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum & Penataan Ruang di Gedung Koperasi Guru Sumedang yang dihadiri oleh Kepala Dinas PU PR, Sudjatmo beserta para Pejabat dan pegawai di lingkungan Dinas PU PR, dan Halal Bihalal bersama Keluarga Besar Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia Kab. Sumedang yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Sonson M. Nurikhsan dan Ketua PGRI Sumedang, H. Deddy Suhayat, dan digelar di Gedung Islamic Center Sumedang.

    Pada kedua acara halal bihalal tersebut, dikatakan Bupati Eka bahwa diharapkan melalui silaturahmi yang dilakukannya dapat membawa keberkahan baik bagi dirinya dan semua yang telah menjaga silaturahmi. “Semoga dengan memperbanyak silaturahmi, akan mampu membawa keberkahan tidak hanya bagi saya secara pribadi namun juga bagi seluruh masyarakat Sumedang,”tukasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus