Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bio Farma Salurkan Dana Kemitraan Sinergi Rp 11 Miliar

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_23999.jpg

    BANDUNG-PT Bio Farma, PT Perkebunan Nusantara (PN) X dan PT PN XI menandatangani kesepakatan kerja sama dalam program sinergi kemitraan senilai Rp 11 miliar untuk membantu program pemerintah dalam kemandirian ketahanan pangan khususnya gula, di Bandung, Kamis (13/7).

    Perjanjian kerja sama ditandatangani oleh Pramusti Indrascaryo, Direktur Keuangan Bio Farma, Muhammad Hanugroho, Direktur Komersil PT PN X dan Flora Pudji Lestari, Direktur PT PN XI, serta disaksikan oleh pihak Kementerian BUMN, Asisten Deputi Bidang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang diwakili oleh Masni Napitupulu, Kasubid PKBL Kementerian BUMN.

    Sinergi ketiga BUMN ini bertujuan untuk membantu para petani tebu di wilayah Jawa Timur, sesuai dengan instruksi Menteri BUMN, Rini Soemarno.

    Menurut Pramusti Indrascaryo, Direktur Keuangan Bio Farma, “Alokasi dana untuk Program Kemitraan tersebut sebesar Rp 11 Miliar yang akan disalurkan kepada PT PN X sebesar Rp 7 Miliar dan PT PN XI sebesar Rp 4 Miliar”.

    Penyaluran Sinergi BUMN ini sesuai Peraturan Menteri BUMN No. PER03/MBU/12/2016 tanggal 16 Desember 2016, bahwa BUMN Pembina dalam mengoptimalkan dan kelancaran pelaksanaan Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan,  dapat bekerja sama dengan BUMN lain dan/atau anak perusahaan BUMN untuk penyaluran Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan BUMN pembina tersebut. Dalam hal penyaluran program kemitraan sinergi BUMN ini, PT PN X dan PT PN XI sebagai avalist (penjamin) atas dana pinjaman yang disalurkan kepada para petani tebu tersebut.

    “Kami berkomitmen membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar perusahaan, kami telah menyalurkan dana Program Kemitraan sebesar Rp 92 Miliar. Pada tahun 2017 akan menyalurkan dana Program Kemitraan sebesar Rp 3 Miliar yang ditujukan untuk membantu permodalan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),” ujar Pramusti. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus