Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pesan Pemerintah Jepang Bagi Pemprov Jabar

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24017.jpg

    BANDUNG-Deputy Chief of Mission sekaligus Wakil Duta Besar Jepang, Kozo Honsei, melakukan kunjungan kenegaraan dan diterima langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, di Gedung Pakuan Bandung, Kamis (13/7/2017).

    Kozo mengungkapkan alasan kunjungannya, bahwa Pemerintah Jepang mengimbau Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk menjaga keamanan beberapa perusahaan asal Jepang yang ada di wilayah Jabar.

    Menurutnya di Jawa Barat terdapat kawasan industri. Salah satunya perusahaan Jepang, juga banyak warga Jepang yang tinggal di tatar pasundan ini.

    “Di Provinsi Jawa Barat ada banyak kawasan industri termasuk perusahaan Jepang dan termasuk warga negara Jepang yang tinggal di Jabar sehingga saya meminta Pak Gubernur untuk menjaga keamanan perusahaan dan warga asal Jepang,” ujarnya.

    Antara perusahaan Jepang dan Jabar memiliki beberapa proyek yang sedang dilakukan seperti Pelabuhan Patimban dan Bandung Intra Urban Tol Road (BIUTR). Proyek Pelabuhan Patimban akan dilakukan soft opening pada kuartal I 2019 dan akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Indonesia. Sedangkan untuk proyek BIUTR karena masih ada masalah pembebasan lahan sehingga hingga kini belum ditentukan kapan akan dimulai pembangunannya.
     
    “Kami memiliki proyek dan meminta kerja sama agar proyek ini berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

    Berkenaan dengan imbauan Gubernur Jabar tentang perusahaan Jepang yang harus memprioritaskan pekerja asal Jabar, Kozo menjelaskan pemerintah Jepang akan bekerja sama dengan pihak swasta dengan memberikan pelatihan agar menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kualitas tinggi.

    “Ada beberapa perusahaan Jepang yang mempekerjakan SDM asal Jabar. Sebagai pemerintah Jepang, saya akan bekerja sama dengan swasta di bidang pelatihan, saya menilai sangat penting kedua pihak, baik pemerintah maupun swasta bekerja sama untuk meningkatkan kualitas SDM,” paparnya.

    Sementara itu, terkait antisipasi terorisme, Kozo menerangkan pemerintah Jepang sejak 15 tahun yang lalu memiliki program Koban di Bekasi Jawa Barat.

    “Jepang bukan pemberantasannya melainkan pemerintah Jepang telah mengadakan program Koban di Bekasi bagi masyarakat Indonesia yang sudah berjalan lebih dari 15 tahun lalu,” pungkasnya. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus