Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Heryawan Imbau Masyarakat Tertib Lalulintas

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_4153WEB.jpg

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengimbau seluruh masyarakat mengedepankan perilaku tertib berlalu lintas, menjaga kelaikan kendaraan, serta mematuhi ketentuan dalam berlalu lintas. Apalagi menurut kajian Badan Kesehatan Dunia (WHO), faktor manusia merupakan penyebab terbesar kecelakaan lalu lintas, dengan kontribusi hingga 80 - 90%, disusul faktor infrastruktur jalan sebesar 10 - 20%, serta faktor kendaraan 5 - 10%. Selain itu, WHO menyebutkan bahwa faktor resiko yang paling menonjol dari perilaku manusia salah satunya lalai menggunakan helm sebagai alat pengaman utama pengendara roda dua.


    “Saya mengajak kepada seluruh pengguna jalan khususnya roda dua, agar senantiasa memperhatikan keselamatan berkendaraan dengan memakai Helm sesuai ketentuan, sehingga faktor resiko kecelakaan dalam berkendara dapat diminimalisir. Kepada pengendara roda empat agar menggunakan sabuk pengaman, jangan mengemudi sambil ber-handphone, tidak mengemudi melampaui batas kecepatan , apalagi dalam pengaruh alkohol,” tegas Heryawan saat memperingati Puncak Pekan Nasional Keselamatan Transportasi Jalan Tahun 2011, serta mendeklarasikan  Aksi Keselamatan Jalan Indonesia tahun 2011-2020, di Balaikota Sukabumi akhir pekan lalu.


    Berdasarkan data yang dirilis WHO tahun 2004 dalam laporannya “World Report on Road Traffic Injury Prevention”, disebutkan lebih dari 1,3 Juta korban meninggal dunia dan 50 Juta orang luka berat akibat kecelakaan lalu lintas setiap tahunnya di seluruh dunia. Tragisnys dari  jumlah tersebut  90%-nya diantaranya terjadi di negara berkembang.  Sedangkan di Indonesia, berdasarkan data POLRI tahun 2010 tercatat korban meningggal dunia mencapai 31.186 jiwa. Dari jumlah kecelakaan lalulintas tersebut, diketahui 80% korban didominasi kelompok usia produktif, khususnya yang berada di kota-kota besar di Indonesia.


    Di Jawa Barat sendiri, Heryawan menyampaikan keprihatinannya dikarenakan masih tingginya tingkat kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan data kecelakaan lalu lintas dari Kepolisian Daerah Jawa Barat, tercatat sebanyak 6.787 jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas. Dimana jumlah korban kecelakaan lalu lintas mencapai 11.280 orang, dengan perincian sebanyak 7.430 orang mengalami luka ringan, luka berat sebanyak 2.077 orang dan korban meninggal sebanyak 1.773 orang. Jika dirata-ratakan maka jumlah korban meninggal akibat kecelakaan lalulintas di Jawa Barat mencapai 4-5 orang per hari.    


    Lebih  lanjut Heryawan menyatakan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, bahwa terjaminnya keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan adalah tanggung jawab pemerintah.   Untuk  itu kepada jajaran Dinas Perhubungan dan instansi terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi serta Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat, agar segera menyusun dan menetapkan rencana umum keselamatan jalan, yang berisi program-program keselamatan jalan yang dapat diformulasikan sekaligus diimplementasikan kedalam rencana aksi, sesuai dengan target dan sasaran di setiap wilayahnya masing-masing.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus