Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Aher Harap Seluruh APIP Kabupaten/Kota di Jabar Raih Level 3

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24174.jpg

    BANDUNG-Gubenur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, mengimbau kepada seluruh Bupati dan Walikota agar meningkatkan Kapabilitas Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) berada di Level 3 pada tahun 2019.

    Hal itu diungkapkan Gubernur Jabar usai melantik Iman Nugraha sebagai Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jabar sekaligus menerima piagam penghargaan Peningkatan Kapabilitas Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) Level 3 bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Senin (24/7/2017).

    Aher, sapaan Gubernur Jabar, menuturkan demi mendorong percepatan kualitas dan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif dan terpercaya maka peningkatan kapabilitas secara khusus telah tertera di bagian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) pada 2015-2019.

    Hal ini dipertegas oleh Presiden RI, Joko Widodo, yang menargetkan agar kapabilitas APIP di setiap Kementerian dan Pemerintah Daerah pada akhir 2019 harus berada pada level 3 sebagai bagian dalam era pembangunan.

    "Tentu ini menggunakan internal audit capability model yang dikembangkan oleh lembaga-lembaga pengawasan selama ini," tuturnya.

    Seiring dengan hal tersebut desain yang dibangun untuk memantapkan APIP yang terdiri dari penilaian kapabilitas secara mandiri, penjaminan kualitas, dan pemantauan kapabilitas APIP wajib digunakan oleh seluruh APIP di Indonesia untuk mengetahui level kapabilitas yang dimilikinya. 

    "Tentu APIP di pemerintah daerah adalah para inspektur dan seluruh jajarannya," ungkapnya.

    Untuk itu, lanjut Aher, di Pemerintah Pusat, sejumlah kementerian/lembaga termasuk pemerintahan kabupaten/kota ada yang sudah mencapai level 3.

    "Lima provinsinya sudah level 3, satu diantaranya adalah Provinsi Jawa Barat," tegasnya.

    Menurutnya, prestasi ini tidak terlepas dari kerja sama semua pihak termasuk keluarga besar BPKP Jabar.

    "Saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya terutama atas pembinaan dan diklat yang sudah dilakukan oleh jabatan fungsional auditor pendampingan dan kerja sama di lingkungan Pemprov Jabar," ungkapnya.

    "Tentu kami sadar bahwa harus ditingkatkan pada level kapabilitas Jabar yang sudah dideklarasikan atau komitmen bersama dengan Kabupaten/Kota pada 2015 di Cirebon untuk meningkatkan kapabilitas APIP sebagai tindak lanjut arahan presiden," tambahnya.

    Lebih jauh Aher menambahkan terdapat 10 Kabupaten/Kota di Jabar berada pada level dua penuh yaitu Kabupaten Bogor, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Karawang, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Garut, Kabupaten Bekasi, Kota Depok, Kota Tasikmalaya dan Kota Cirebon," paparnya.

    Sedangkan level dua meliputi Kabupaten Subang, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Sukabumi, Kota Bogor, Kota Bekasi dan Kota Bandung.

    "Terkait dengan hasil tersebut pada kesempatan ini saya meminta dukungan kepada seluruh Bupati dan Walikota termasuk jajaran APIP di Jabar untuk senantiasa meningkatkan kinerja baik secara keorganisasian maupun dalam Sumber Daya Manusia," ujarnya.

    Terlebih, secara khusus kepada Perwakilan BPKP Jabar untuk meningkatkan kapabilitas APIP secara lebih intensif sehingga memenuhi standar nasional, minimal sebelum 2019.

    "Atau seluruhnya pada 2019 APIP Kabupaten/Kota di Jabar sudah masuk level 3," pungkasnya. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus