Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jaga Keutuhan NKRI, RRI dan CJI Adakan Dialog Kebangsaan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24398.jpg

    BANDUNG-Dalam rangka membantu Pemerintah dalam upaya mempertahankan Pancasila sebagai Ideologi Paripurna Negara, maka Citizen Journalism Interdependen (CJI) menyelenggarakan Bedah Buku dan Dialog Kebangsaan dengan tema : “Pertentangan Ideologi Khilafah dengan Komitmen Kebangsaan NKRI” bersama Pelajar, Mahasiswa serta Masyarakat Umum.

    Ketua Pelaksana Kegiatan, M. Zaki Mubarok mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan penguatan  kepada masyarakat agar tetap menjaga kesatuan dan keutuhan NKRI, terutama  kegiatan dan tujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan demi tercapainya tujuan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

    "Tujuan utama diadakan bedah buku dan dialog untuk penguatan pemahaman terhadap Pancasila sebagai satu-satunya Ideologi Paripurna bangsa Indonesia serta memberi pemahaman dan penguatan keyakinan bahwa NKRI adalah harga mati," katanya.

    Zaki mengharapkan, masyarakat juga memiliki pemahaman yang benar dan meyakini bahwa ideologi, baik ideologi khilafah maupun ideologi komunis dll yang dipaksakan untuk mengganti Ideologi Pancasila dan NKRI, wajib dilarang hidup di wilayah NKRI.

    Untuk membahas lebih dalam tentang Perppu no. 2 thn. 2017 dengan pemahaman dalil-dalil tentang Ideologi, kegiatan ini juga menghadirkan Dr. Ainur Rofiq, SH., M.Ag (Penulis Buku “Membongkar Proyek Khilafah Ala Hizbut Tahrir di Indonesia”/ Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya) serta Iman Soleh, S.IP., M.Si (Kandidat Doktor Unpad).

    Selain itu juga, kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Pro 1 RRI Bandung, hari ini Selasa (08/08) juga menghadirkan Drs. Agung Susetyo (Kepala RRI Bandung) dan Budi Suwarno, M.M.Pd (Kepala Seksi Pengembangan  Pemberitaan Stasiun Radio Republik Indonesia) untuk memberikan pengetahuan tentang kejurnalistikan dalam koridor dan konteks kebangsaan dan kebhinekaan. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus