Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Dunia Industri Dituntut Tingkatkan Performa

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24775.jpg
    Rektor Telkom University, Mochamad Ashari membuka seminar tentang "dunia industri"

    BANDUNG-Telkom University secara rutin menggelar seminar internasional setiap tahunnya dengan berbagai bidang yang berbeda. Seminar internasional ini mengusung tema yang beragam berdasarkan pada 7 Fakultas yang ada di Telkom University.

    Seperti International Seminar & Conference on Learning Organization (ISCLO) 2017 yang diprakarsai oleh Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) yang merupakan seminar tahun ke 5 dengan mengusung tema “Encouraging State-Owned Enterprises and Strategic Industri with Their Support Systems to Boost Indonesian Economic Growth.

    Seminar internasional ini dihadiri oleh perwakilan dari industri yang cukup memegang peranan penting di Indonesia seperti President Directior PT. INTI, Darman Mappangara; Deputi Director of Strategic Policy Unit at Ministry of Finance Indonesia, Jadi Manurung; dan Manager Human Capital Development and Learning Center PT Krakatau Steel Nivo Yuninda.

    Rektor Telkom University, Mochamad Ashari, menuturkan bahwa setiap industri saat ini dituntut untuk memiliki performa lebih.

    “Saat ini setiap perusahaan ditantang oleh Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan performanya. Kami harap seminar ini akan menghasilkan satu kesimpulan rekomendasi dan langkah berikutnya yang bisa membawa kemanfaatan untuk bangsa dan seluruh komponen di Indonesia dan industri-industri yang ada di dalamnya.”katanya kepada wartawan di Bandung, Kamis (7/9/2017)

    Telkom University mendorong dunia industri termasuk Pemerintah, Praktisi, dan Akademisi untuk berbagi dan membuat strategi sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Hal tersebut di ungkapkan oleh Chairwoman ISCLO Nora Amelda Rizal.

    “Seminar ini bertujuan untuk memfasilitasi Stakeholder untuk bekerjasama membangun perkekonomian di Indonesia,"ujar Ashari

    Sekitar 44 Paper sudah diterima, beberapa negara yang turut serta diantaranya ada United Kingdom, Jepang, Spanyol, Malaysia, dan Indonesia. Kata Rektor, diharapkan kegiatan ini bisa mengembangkan perekonomian di Indonesia.

    "Rekan-rekan bisa mengambil manfaat yang baik untuk mengembangkan negara kita.”pungkasnya. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus