Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gerakan Kesejahteraan Keluarga Tuna MCK

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24854.jpg

    BANDUNG-Sejumlah elemen masyarakat mulai dari anggota legislatif, akademisi, kalangan pesantren serta sejumlah lembaga kemasyarakatan mencanangkan Gerakan Kesejahteraan Keluarga Tuna MCK Provinsi Jawa Barat.

    Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Jawa Barat, KH. Maman Imanul Haq mengatakan, gerakan ini dibentuk menyusul keprihatinan masih banyaknya masyarakat di Jawa Barat khususnya yang hingga saat ini belum memiliki tempat untuk Mandi, Cuci dan Kakus (MCK).

    "Masih banyak masyarakat khususnya di pedesaan yang membuang tinja sembarang, baik ke sungai, kebun maupun danau," kata Maman, usai pencanangan Gerakan Kesejahteraan Keluarga Tuna MCK Provinsi Jawa Barat, Selasa (12/09).

    Maman mengatakan, langkah awal yang akan dilakukan oleh gerakan ini dengan melakukan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat pentingnya kita memiliki MCK melalui dakwah-dakwah saat pengajian maupun saat sholat Jumat.

    "Kita mengajak kepada umat pentingnya kebersihan, karena bersih itu sebagian dari ibadah yang harus kita lakukan dan jaga tidak hanya pada saat akan sholat tetapi juga dalam kehidupan keseharian," ucapnya.

    Menurut Maman, untuk percontohan dalam gerakan ini akan dilakukan di daerah Cimenyan Kabupaten Bandung yang dinilai masih banyak masyarakat setempat yang tidak memiliki MCK yang permanen dan baik.

    "Kita pilih Cimenyan karena dari hasil survei masih banyak masyarakatnya yang membuang tinja sembarangan, padahal kita tahu Cimenyan merupakan daerah yang dekat dengan ibu kota provinsi Jabar," ujarnya.

    Maman berharap, dengan adanya gerakan ini, pemahaman serta kesadaran masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan melalui keberadaan MCK akan tumbuh dan derajat kesehatan masyarakat akan meningkat. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus