Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemprov Jabar Akan Ajukan Dua Lokasi Bandara di Sukabumi

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24959.jpg

    BANDUNG—Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengajukan dua lokasi bandara baru di Sukabumi yang dimintakan oleh Kementerian Perhubungan.

    Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dedi Taufik mengatakan, dua lokasi baru ini direncanakan sebagai pengganti dari pengembangan Bandara Citarate yang akan menunjang kawasan geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Sukabumi. “Kami mengajukan Cikembar dan Warung Kiara, suratnya segera dikirim,” katanya pada di Bandung, Rabu (20/9)

    Menurutnya dua lokasi tersebut sudah sesuai dengan permintaan Kemenhub yang meminta Jabar bagian selatan memiliki bandara baru mengingat potensi ekonomi dan pariwisata yang tinggi. “Kementerian inginnya lokasi bandara di Jabar Selatan mendekati ke Kota Sukabumi, tidak lebih dari 30 kilometer,” tuturnya.

    Awalnya Pemprov Jabar sendiri berharap Kementerian bisa mengembangkan Bandara Citarate yang dekat dengan kawasan Palabuhanratu. Namun karena lokasinya dianggap terlalu jauh, pihak Pemprov disarankan mencari lokasi lain. “Untuk lahan ada sekitar 200-400 hektar di Warung Kiara yang harus dibebaskan karena statusnya Hak Guna Usaha [HGU],” ujarnya. 

    Namun dua lokasi ini juga menurutnya memiliki hambatan di lapangan karena banyak berdiri tower SUTET meski jaraknya tidak lebih dari 30 kilometer. Agar proyek pembangunan bandara tersebut bisa berjalan lancar, mesti ada koordinasi dengan pihak Kementerian ESDM. “Itu obstacle di lapangannya Sutet, jadi kementerian Perhubungan harus koordinasi,” paparnya.

    Guna menyiasati menara Sutet yang berdiri, dua lokasi ini berdasarkan studi sementara masih bisa digunakan hanya untuk satu arah penerbangan baik take off maupun landing. Satu arah ini, bisa diambil dari arah Selatan atau Utara. “Dari dua lokasi itu tinggal nanti ditentukan oleh kementerian layak yang mana,” cetusnya.

    Setelah kementerian memutuskan maka langkah selanjutnya adalah melakukan studi kelayakan dan penyusunan masterplan bandara. Dedi mengaku, kementerian mesti bergegas menetapkan lahan karena Presiden Joko Widodo menginginkan agar bandara di wilayah selatan itu segera dibangun. “Harus cepat karena targetnya 2020 sudah dibangun,” katanya. 

    Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan dukungan agar di wilayah Sukabumi memiliki bandara yang representatif merupakan bagian dari upaya pemerintah mendongrak kawasan wisata Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. “Kalau kawasan geopark mau maju memang harus ada bandara di sana,” cetusnya. (Pun.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus