Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    BPS Jabar Antisipasi Data Hoax

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25010.jpg

    BANDUNG-Menyikapi beredarnya informasi atau data hoax yang rerata berasal dari media sosial, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat mencoba meluruskan kembali informasi tersebut.

    Hal ini dilakukan agar terjadi komunikasi yang intens antara jurnalis dengan humas termasuk BPS agar terbangunnya suatu sinergi pemahaman bahwa informasi yang diberikan kepada masyarakat harus bersifat mendidik, mencerahkan, dan menyejukan. 

    "Kami selalu mengantisipasi data hoax atau palsu agar tidak menyesatkan masyarakat," kata Kepala BPS Jabar, Dody Herlando kepada wartawan di Bandung, Senin (25/9/2017).

    Dody menjelaskan, dalam statistik terdapat istilah mutant statistik yaitu salah penafsiran data meskipun sudah menggunakan indikator statistik yang benar. BPS Jabar berupaya meminimalisir mutant statistik itu dengan mengingatkan dan memberi pengetahuan agar pengguna data baik stakeholder maupun masyarakat umum bisa menggunakan data BPS dengan baik.

    Sekarang ini, kata Dody, banyak beredar informasi atau berita yang sudah terbentuk opini publik dan perubahannya pun terjadi dalam waktu yang singkat, sedangkan evidencenya pun berbeda. BPS Jabar mendorong masyarakat agar masyarakat lebih bijak menyikapi informasi yang sudah berbentuk opini publik.

    "Jadi kalau menurut saya ketika mendapatkan informasi harus bisa memilih, memilah, dan bisa menyejukan masyarakat," ucap Dody.

    Dodi menambahkan, penyampaian data yang benar kepada masyarakat  ini tergantung kepada dua pihak yaitu BPS sebagai penyedia data sedangkan media masa berperan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat dengan baik. 

    "Tahapan penyampaian informasi ini harus memiliki kesepahaman," pungkasnya. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus