Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    1300 Jiwa Mengungsi dan 380 Rumah Rusak Akibat Gerakan Tanah

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25154.jpg

    BANDUNG-Kondisi struktur tanah yang labil dan dipicu oleh hujan deras telah menyebabkan gerakan tanah atau longsor yang cukup luas di wilayah Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.

    Bencana longsor yang menimbulkan kerusakan ratusan rumah terjadi di lima dusun di Desa Waringinsari Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat, pada Minggu (01/10) pukul 17.30 WIB. 

    Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, akibat longsor tersebut setidaknya 800 KK (2.400) jiwa terdampak. 

    "Tidak ada korban jiwa, tapi tercatat sebanyak 138 rumah rusak berat, 103 rumah rusak sedang, 139 rumah rusak ringan dan 420 rumah terancam longsor," kata Sutopo, melalui rilis yang diterima jabarprov.go.id.

    Menurut Sutopo, meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun akibat longsor tersebut, sekitar 1.300 jiwa masyarakat mengungsi karena rumahnya rusak dan khawatir akan adanya longsor susulan. 

    "Pengungsi tersebar di beberapa titik seperti di balai desa, madrasah, tetangga terdekat dan di rumah kerabatnya," ucapnya.

    Sutopo menambahkan, selain merusak rumah, longsor juga mengakibatkan 3 unit sekolah rusak sedang, 14 unit masjid rusak ringan, 18 unit mushola rusak sedang, 3 saluran irigasi rusak berat, 1 unit sarana air bersih milik Ponpes Riyadul Muthadin rusak berat, 5 titik jalan tertimbun dan 1 jalan putus.

    "Saat ini BPBD Kabupaten Cianjur bersama TNI, Polri, BPBD Provinsi Jawa Barat, Basarnas, Tagana, PMI, SKPD, relawan dan masyarakat melakukan penanganan darurat," tuturnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus