Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    TOT Integrasi Aplikasi Simda Perencanaan dan Keuangan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25251.jpg

    KAB.BANDUNG-Dalam upaya singkronisasi aplikasi Sistem Informasi Manajemen Daerah (Simda) berbasis teknologi informasi, Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar Training Of Trainer (TOT), Pelatihan bagi pelatih  pemanfaatan Simda perencanaan dan Keuangan, yang digelar di Balesawala Soreang, senin (9/10).

    Sekretaris Daerah (Sekda) Ir.H.Sofian Nataprawira,MP mengatakan, pelatihan tersebut merupakan langkah untuk terintegrasinya sistem perencanaan dan keuangan, juga sesuai dari hasil koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

    "Sesuai hasil evaluasi bersama Kopsurgah KPK,  kita sepakat untuk menggunakan sistem perencanaan disertai sistem penganggaran, sehingga diharapkan bisa meminimalisir terjadinya tindak pidana korupsi," ungkap Sekda.

    Sekda berharap pula, dengan diterapkan integrasi tersebut, perencanaan pembangunan daerah dapat terwujud secara transparan dan objektif, sehingga bisa mencegah terjadinya intervensi dalam proses  penganggaran.

    "Pelatihan TOT, diharapkan bisa meningkatkan kualitas akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah serta membantu pemerintah daerah menerapkan sistem sistem pembangunan secara transparan," harapnya.

    Sementara menurut narasumber dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat Siti Karyati Siregar mengatakan kegiatan TOT baru dilakukan oleh 2 pemkab se Jawa Barat, yakni Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten  Bandung. 

    "Kegiatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan penggunaan aplikasi Simda Perencanaan dan keuangan, sehingga dari perencanaan pembangunan hingga penganggaran, bisa sinkron," ungkap Siti.

    Siti menilai , selama ini dokumen perencanaan dengan penganggaran banyak berubah ubah. "Sehingga dokumen yang sudah kita susun susah payah, tidak terbuang sia-sia," cetusnya.

    Lebih lanjut Dia menambahkan, dengan adanya masukan dari Kopsurgah pada saat evaluasi terhadap dokumen perencanaan dan ditemukan ketidaksinkronan. Pihaknya dari BPK Perwakilan Jabar, diminta untuk membuat aplikasi yang mengintegrasikan aplikasi Simda Perencanaan dan keuangan.

    "Kita lakukan TOT nya dulu, dan akan diteruskan untuk sosialisasi integrasi aplikasinya. Selanjutnya akan kita terapkan untuk perencanaan di musrembang tahun 2019," jelas Siti.

    Tidak semua pemda menggunakan aplikasi ini ucapnya. Integrasi diutamakan untuk pemda yang sudah menggunakan aplikasi Simda keuangan yang dibangun oleh BPKP.

    "TOT sudah dilakukan oleh pemda Tasikmalaya dan Kabupaten Bandung hari ini, selanjutnya kita akab lakukan  di Kabupaten Pangandaran, Indramayu dan Sukabumi," pungkas Dia.

    Pada kesempatan tersebut TOT diberikan kepada 20 orang peserta, diantaranya 5 orang dari Bappeda, 4 orang dari Badan Keuangan Daerah, 3 orang dari Dinas Komunikasi dan Informasi, 2 dari Inspektorat, 1 dari Bagian Kominfo setda, 2 dari Bagian Program setda dan 2 orang dari Bagian Keuangan Setda.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus