Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Tiga Hal Minimalisir Korban Bencana Gerakan Tanah

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25300.jpg

    BANDUNG– Jawa Barat (Jabar) tercipta dengan kondisi alam yang banyak memiliki perbukitan dan pegunungan dengan karakter tanahnya yang mudah bergerak. Kondisi ini menjadikan Jabar menjadi wilayah dengan tingkat kerawanan gerakan tanah cukup tinggi.

    Tahun ini saja dari 800 lebih peristiwa gerakan tanah atau longsor, sebanyak 150 lebih kejadian ada di Jabar, yang membuktikan wilayah ini memang rawan bencana longsor.

    Kepala Bidang Mitigasi Gerakan Tanah pada Badan Geologi, Agus Budianto mengatakan ada tiga hal yang perlu dicermati untuk mengurangi risiko atas peristiwa bencana gerakan tanah atau potensi yang rawan tersebut.

    “Alam sudah adanya demikian jadi harus dijaga dengan baik, jangan biarkan bukit atau gunung rusak,” ujarnya di Bandung, Rabu (11/10).

    Kedua adalah manusianya. Dengan mengetahui kondisi tanah yang rawan, maka masyarakat jangan memaksakan diri untuk tinggal di daerah tersebut.

    Tetapi karena keterbatasan lahan di perkotaan, banyak masyarakat yang memilih tinggal di perbukitan rawan. Sehingga ketiga adalah ketegasan dari pemerintah dengan regulasinya.

    “Kami sudah memiliki peta rawan gerakan tanah, jadi sudah mudah mengetahui mana daerah rawan, pemerintah harus tegas agar meminimalisir korban,” ujarnya. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus