Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jabar Lakukan Berbagai Terobosan Untuk Percepatan Pengarusutamaan Gender

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_3461.jpg

     

    BANDUNG-Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan menyatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB), akan terus berupaya mengimplementasikan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional, serta Permendagri Nomor 15 Tahun 2008 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender di daerah melalui pelaksanaan berbagai program-program unggulan, baik yang terkait dengan pelaksanaan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, maupun keluarga berencana.
     
    "Syukur Alhamdulillah, dengan berbagai upaya dan langkah strategis tersebut, Indeks Pembangunan Gender dan Indeks Pemberdayaan Gender di Jawa Barat menunjukkan peningkatan," kata Gubernur pada acara advokasi pengarusutamaan gender (PUG) kepada pimpinan daerah, DPRD dan Organisai Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang digelar oleh Kementrian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Basement Gedung Sate, Jalan Diponegoro, bandung, Senin (20/6).
     
    Berdasarkan data yang dirilis terakhir oleh Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Provinsi Jawa Barat pada tahun 2009, Indeks Pembangunan Gender mencapai 61,84 poin. Demikian pula dengan nilai Indeks Pemberdayaan Gender yang mencapai 55,77 poin, meningkat sebesar 0,26 poin dari tahun 2008 sebesar 55,51 poin.
    Berbicara mengenai kesetaraan gender, menurut Gubernur, adalah berbicara tentang konsep dan strategi bagaimana kesamaan kondisi bagi laki-laki dan perempuan untuk memperoleh kesempatan dan hak-haknya sebagai manusia, agar mampu berperan dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pembangunan, seperti di bidang politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan, serta terwujudnya rasa keadilan, sehingga dikenal dengan istilah kesetaraan dan keadilan gender.
     
    "Untuk mewujudkan sebuah keberhasilan dalam rangka percepatan pengarusutamaan gender tersebut, tentu saja kita semua perlu terus berupaya melakukan berbagai terobosan secara lebih proaktif dan akseleratif," katanya. (enal)
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus