Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Baru 22 Industri Fintek yang Teregistrasi OJK

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25436.jpg

    BANDUNG–Hingga saat ini diperkirakan sudah ada sekitar 200 lebih industri jasa keuangan dengan platform yang memanfaatkan teknologi atau sering disebut Fintek (finansial teknologi). Namun ternyata baru 22 Fintek yang sudah mendaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
     
    Kepala OJK Jawa Barat (Jabar) Sarwono mengatakan, ada dua otoritas yang mengawasi Fintek yakni Bank Indonesia (BI) dan OJK. BI mengawasi terkait transaksi keuangan sementara OJK mengawsi terkait perlindungan konsumen.
     
    “Tapi sayangnya dari ratusan Fintek, saat ini hanya 22 yang sudah mendaftarkan atau teregistrasi di OJK. Di Jabar sendiri baru satu Fintek, yakni Uang Teman, lainnya belum ada,” kata dia di Bandung, Kamis (19/10).
     
    Ia mengatakan Fintek seharusnya terdaftar di OJK untuk memberikan kepercayaan kepada konsumennya. Meski diakui, tidak ada kewajiban Fintek untuk mendaftar di OJK.
     
    “Belum ada kewajiban, namun setidaknya jika terdaftar maka akan meningkatkan kepercayaan kepada konsumennya,” kata dia.
     
    Sementara itu Head of Public & Government Realtions Uang Teman Rimba Laut mengatakan pihaknya meregisitrasikan usahanya di OJK sebagai bagian untuk meningkatkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat.
     
    “Kita ikuti aturan hukum, apalagi jika ini mampu meningkatkan keamanan dan kenyamanan konsumen,” ujar dia.
     
    Ia menambahkan untuk wilayah Jabar, saat ini Uang teman telah menyalurkan pinjaman sekitar Rp5 miliar rupiah. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus