Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bawaslu Sosialisasikan Pilkada Bagi Organisasi Wanita

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25866.jpg

    BANDUNG-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat melakukan sosialisasi Pemilu kepada Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) guna mencegah terjadinya pelanggaran pada hajatan lima tahunan demokrasi tersebut. 

    Ketua Bawaslu Jabar, Harminus Koto mengatakan, organisasi wanita ini bisa mengawasi tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dari setiap tahapan baik itu pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur maupun bupati dan wali kota di 16 Kabupaten/Kota. 

    "Kita melakukan sosialisasi kepada lembaga ini bagaimana mencegah seluruh pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di tahapan demi tahapan dalam Pemilu, baik itu pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur maupun Bupati dan Wali Kota di 16 Kabupaten/Kota,"kata Harminus kepada wartawan di Bandung, Rabu (15/11/2017)

    Bawaslu Jabar membekali BKOW bagaimana cara mengawasi pelaksanaan Pilkada kemudian melaporkan jika terjadi berbagai pelanggaran. Pasalnya, masyarakat pemilih harus hadir mengawasi seluruh tahapan pemilu. 

    Harminus menegaskan, Pemilu merupakan hak pemilih bukan milik pasangan-pasangan calon‎ dari penyelenggara Pemilu.

    "Pemilih yang mengawasi karena itu haknya dia yang diberikan kepada pasangan calon peserta pemilu untuk dilakukan dalam melaksanakan kepemimpinannya,"ujar Harminus.

    Sedangkan bentuk pelaporan pelanggaran Pemilu bisa dilakukan melalui mekanisme yang sudah ditetapkan Bawaslu. Diantaranya, terdapat beberapa unsur yang mengandung pelanggaran Pilkada kemudian alat bukti, uraian kejadian, bukti, saksi, keterangan dan lain sebagainya.

    "Ini nanti disampaikan di tingkatannya masing-masing. Kalau kejadiannya di kecamatan, sampaikan di kecamatan. Nanti di kecamatan ada form yang sudah bisa diisi, sehingga pelanggaran itu tidak hanya di simpan di mata pribadi saja. Banyak pelanggaran, tapi banyaknya itu apa dan di mana dan bentuk pelanggarannya itu apa. Nah, ini yang kita mendorong keberanian untuk melaporkannya,"pungkasnya (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus