Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pendidikan Harus Terus Berjalan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25891.jpg

    BANDUNG-Yayasan Sekolah Menengah Atas Kristen (SMAK) Dago berkomitmen untuk meneruskan kegiatan belajar mengajar (KBM). Pasalnya, pendidikan harus terus berjalan. Meskipun menghadapi berbagai problematika yang kini dialami sekolah tersebut.

    Ketua Yayasan Badan Perguruan Sekolah Menengah Kristen Jawa Barat (YBPSMK-JB), Soekendra Mulyadi mengatakan salah satu permasalahan yang terjadi dengan adanya mafia tanah yang ingin merampas aset lembaga pendidikan di kawasan jalan Ir H Djuanda (Dago) itu.

    "Yayasan SMAK Dago tetap terus untuk bertahan menyelenggarakan kegiatan pendidikan walaupun kita mendapatkan rongrongan. Jadi pendidikan memang harus berjalan seperti biasanya,"kata Soekendra kepada wartawan di Bandung, Kamis (16/11/2017)

    Soekendra menyebutkan permasalahan yan lain adalah dengan adanya teror dari segelintir oknum yang menyatakan bahwa SMAK Dago akan ditutup. Hal ini menyebabkan penerimaan jumlah siswa baru semakin menurun.

    Dia menegaskan meskipun jumlah siswa semakin menurun tapi secara kualitas masih bertahan di level akreditasi A. Bahkan tahun lalu mendapatkan penilaian Akreditasi A.

    "Tentu ada, yang pertama murid kami ya istilahnya sangat menurun jumlahnya untuk saat ini, karena terjadinya semacam terror, tapi secara kualitas kami masih bertahan dalam level  akreditasi A hingga saat ini. Baru saja tahun lalu kami mendapatkan penilaian Akreditasi A,"jelas Soekendra

    Penurunan siswa SMAK Dago terlihat sekali, Soekendra yang merupakan alumni pada tahun 1965 jumlah siswa mencapai 1.000 murid tapi saat ini hanya sekitar 20 siswa saja.

    "Waktu zaman saya dulu masih sekolah tahun 1962-1965 itu total siswanya ada 1.000 murid namun saat ini jumlahnya hanya dibawah 20-an,"ujar Soekendra

    Lebih jauh Soekendra menambahkan, dari staf pengajar juga siswa di SMAK Dago tidak terlalu bermasalah, tapi jika ada siswa yang ingin mendaftar di SMAK Dago, selalu ada orang yang ingin mencegah yang memberitahu bahwa sekolah ini akan bubar,

    "Jadi citra nya buat buruk. Tentu, orangtua mana yang mau menyekolahkan anaknya disekolah terkait, jika mereka tau bahwa sekolah itu akan bubar,"ujar Soekendra

    Dalam mengatasi persoalan tersebut, SMAK Dago melakukan pendekatan kepada beberapa SMP yang ada disekitarnya. Selain itu kami juga melakukan program beasiswa, beasiswa tersebut dari donator-donatur yang peduli pendidikan.

    Soekendra berharap kepada para orang tua untuk tidak ragu menyekolahkan putra/putrinya di SMAK Dago.Sampai saat ini, Sarana dan Pra-sarana tidak ada masalah. Walaupun saat ini sekolahnya menghadap kebelakang. Dahulu menghadap ke Jalan Dago.

    "Memang belum terlalu berhasil. Tapi sesuai dengan misi dari SMAK Dago sendiri yaitu apapun rintangnnya pendidikan harus terus berjalan,"pungkasnya. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus