Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pelaku Pemberi Minuman pada Hewan di Taman Safari Mengaku Menyesal

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25918.jpg

    BANDUNG-Dalam video berdurasi 60 detik yang sempat menjadi viral di media sosial (medsos) terlihat seorang pria sedang memberikan minuman yang diduga minuman keras (miras) ke beberapa satwa di Taman Safari Indonesia (TSI) Kabupaten Bogor Jawa Barat. Akibat tindakan itu, kedua pelaku mendapatkan perlakuan tidak mengenakan dari netizen dan mengaku menyesal atas perilaku tersebut.

    Alyssa Dwi Fitri Amanda mengaku, tidak ada niatan sedikitpun untuk memberikan miras kepada hewan-hewan yang ada di Taman Safari itu. Bahkan, dirinya siap menerima konsekuensi logis dari aksi iseng mereka ini. 

    "Kita tak ada maksud menyakiti hewan. Kita juga sudah siap menerima hukumannya. Mungkin, bercanda kita sangat keterlaluan. Saya menyesal dan tidak akan mengulangi lagi," kata Icha kepada wartawan di Bandung, Sabtu (18/11/2017)

    Icha sapaan Alyssa mengatakan dia dan rekan-rekannya membawa minuman keras, tapi bukan untuk dikonsumsi di tempat tersebut, melainkan di rumahnya. Dirinya juga mengaku, sebelumnya tak ada niatan untuk mengunjungi Taman Safari. 

    "Kita ada acara di Puncak, sambil menunggu waktu dan juga macet, kita datang ke Taman Safari. Sebelumnya, engga ada niat datang ke situ," ungkap Icha

    Senada dengan, Philip Biondi, Apa yang dilakukan dan tampak dalam video tersebut, hanya sebuah spontanitas, tidak ada niatan sama sekali untuk menyakiti hewan-hewan tersebut.  

    "Saya sangat menyesal dan minta maaf ke masyarakat Indonesia, terutama kepada pihak Taman Safari Indonesia," ungkap Philip 

    Adapun, Kuasa hukum dua pelaku pemberi minuman keras pada hewan di TSI, Ali Nurdin mengatakan, kehadiran kedua kliennya yang terlibat atau terlihat dalam tayangan video yang viral di medsos akibat memberikan minuman pada hewan di TSI ini akan hadir atau mendatangi Polres Bogor sebelum mendapatkan undangan pemanggilan pemeriksaan.

    Dia menyebutkan, kedua kliennya dilaporkan pihak TSI kepada Polres Bogor akibat viralnya video yang memberikan minuman pada hewan di Taman Safari. 

    "Jadi sebelum pihak kepolisian melakukan panggilan atau mengeluarkan Sprindik, kedua klien saya ini sudah sepakat akan mendatangi Polres Bogor untuk memberikan keterangan sebenarnya," ujar Ali 

    Rencananya kedua kliennya itu akan mendatangi Polres Bogor pada Minggu (19/11) atau Senin(20/11). Keduanya telah siap untuk menjalani pemeriksaan, dikonfrontir dengan pihak TSI atau bahkan menerima sanksi sesuai dengan hukum yang berlaku. 

    "Mereka sudah mengakui jika ini kesalahan dan mereka siap diperiksa dan siap menerima sanksi hukumnyi," tutur Ali

    Sebelumnya, Beberapa waktu lalu sebuah video yang mempertontonkan kejahilan sejumlah pengunjung saat berada di Taman Safari Indonesia, viral di masyarakat.  

    Pada video pertama, mereka seolah hendak memberikan wortel ke rusa, tetapi malah memasukkan minuman yang diduga beralkohol seperti yang terlihat dari merek botolnya. Di video kedua, mereka menyemprotkan miras tersebut ke mulut kuda nil.

    Video ini menuai kecaman dari warganet dan masyarakat, karena perilaku tersebut dinilai tak pantas dan memalukan. Mendapat kecaman seperti ini, kedua orang yang di video tersebut meminta maaf dan menyesal telah melakukan perbuatan tersebut. 

    Saat mencekoki minuman tersebut, mereka berada di dalam sebuah mobil. Terlihat satwa seperti kuda nil, rusa, dan kuda zebra menjadi korban keisengan mereka. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus