Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Transaksi Non Tunai di Pasar Ritel Masih Kecil

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25940.jpg

    BANDUNG–Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Idnonesia (Aprindo) Jabar Hendri Hendarta mengungkapkan jika transaksi non tunai, baik menggunakan debit, kartu rkedit atau uang elektronik masih relatif kecil.

    “Kira-kira transaksi non tunai itu sekitar 25 persen saja. Masyarakat masih lebih memilih membayar dengan uang tunai saja,” ujarnya, di Bandung, Senin (20/11).

    Ia mengatakan, asosiasi sebenarnya terus mendorong pasar ritel yang menjadi anggotanya untuk meningkatkan transkasi dengan non tunai, misalnya dengan menambah alat pemindai atau mesin EDC yang mudah di kasir.  Namun karena animo masyarakat masih kecil, transaksinya pun masih kecil.

    Ia mengakui, penggunaan transaksi non tunai  lebih menguntungkan kedua pihak. Antara lain, sebutnya, sistem transaksi menjadi lebih mudah, simpel, dan praktis. Melalui skema itu, lanjutnya, masyarakat tidak perlu membawa dana tunai dalam jumlah besar. "Cukup melalui kartu e-money," ujarnya.

    Hal positif lainnya, tambah Henri, sistem pembayaran dan transaksi digital itu pun dapat menekan terjadinya kemungkinan berbagai kecurangan. Bahkan, tegasnya, pola transaksi non tunai dapat mengurangi peredaran uang palsu.

    Lebih lanjut dia menjelaskan, sejumlah usaha di bawah Aprindo juga membuka usaha secara online, selain jualan langsung. Sayangnya penjualan online masih kecil tidak sampai 10 persen. Walaupun, berbagai fasilitas pembayaran telah dibuka seperti kartu debit, kartu kredit, dan e-money.  jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus