Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jelang Pilkada, KASAD Minta Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26144.jpg

    BANDUNG-Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Mulyono mengatakan menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di tanah air, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudak terpancing oleh informasi yang tidak benar.

    Menurutnya, Pilkada merupakan pesta demokrasi bangsa yang harus terjamin keamanan dan kelancarannya. Untuk itu, aparat keamanan selalu memberikan informasi terkini yang sedang berkembang sehingga bisa mengawasi daerahnya masing-masing

    "Pilkda tentunya pesta demokrasi bangsa kita yang harus kita jamin kemanan dan kelancaranyannya. Maka dari itu kita meberikan berbagai informasi yang berkembang kepada aparat keamanan sehingga betul-betul bisa mengawal di daerah masing-masing,"kata Mulyono kepada wartawan di Bandung, Selasa (28/11/2017)

    Sejauh ini, TNI belum mendeteksi beberapa wilayah yang dinilai rawan konflik dalam ajang pilkada tersebut. Namun, tegas Mulyono, pihaknya akan terus mengantisipasi tenjadinya berbagai persoalan yang akan menggangu jalannya pesta demokrasi tersebut.

    "Secaran pasti kita belum mendeteksi beberapa daerah rawan konflik dalam ajang pilkada ini. Tapi tetap akan kita antisipasi dan sudah melakukan berbagai himbauan kepada masyarakat bahwa ini adalah pesta kita semua untuk memilih pemimpin kita, maka harus dijaga bersama,"jelas Mulyono.

    Dia menegaskan, TNI sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah komponen masyarakat guna menjaga keamanan dan ketertiban selama pilkada.

    "Urusan politik semuanya sudah kita antisipasi dan kita sudah berkoordinasi dengan sejumlah komponen supaya mampu menjaga kemanan dan ketertiban selama pesta domokrasi,"tegas Mulyono.

    Ditanya soal konflik yang terjadi di Papua, Mulyono menyebutkan TNI masih mendalami pemicu konflik tersebut.

    "Kita akan lihat kondisinya seperti apa karena sejauh ini belum diketahui kejadian tersebut apa disebabkan karena unsur politik atau bukan. Kita sedang dalami dan kita harus kawal itu,"pungkasnya (MAT

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus