Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Melihat Proses Pembangunan Gedung Sate di Museum Gedung Sate

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26382.jpg

    BANDUNG-Gedung Sate yang kini menjadi kantor Gubernur Jawa Barat (Jabar) memiliki sejuta cerita. Kini cerita tentang bangunan heritage itu dapat dilihat oleh masyarakat di Museum Gedung Sate. Museum ini telah diresmikan oleh Gubernur Ahmad Heryawan pada hari Jum'at (8/12) sore dan terbuka untuk umum.

    Museum berada di lantai dasar, sayap timur, atau bersebalahan dengan gedung kantor PT Pos. Bagi masyarakat yang ingin melihat museum bisa memilih parkir di dalam gedung sate, atau di parkiran gedung kantor Pos Jalan Cilaki.

    Memasuki museum, pengunjung akan disambut dengan lantai kaca. Rupanya itu adalah semacam televisi  layar datar yang menyajikan gambar museum , logo dan ucapan sambutan bagi pengunjung.

    Sebelum memasuki ke bagian dalam, pengunjung mengisi registrasi dan akan mendapatkan gelang sebagai tiket masuk. Sementara ini masih gratis, hingga waktu yang belum ditentukan.

    Dibangun dalam pengunjung akan diajak bernostalgia dengan jaman dahulu saat rencana pembangunan Gedung Sate dibuat. Melalui seorang guide, pengunjung akan mendapatkan penjelasan dari setiap relief dan poster yang di tempel di dinding.

    Museum ini tergolong canggih karena banyak menggunakan teknologi terkini, misalnya pengunjung dapat naik pada sebuah gondola dan dengan menggunakan kacamata khusus, ia seolah olah terbang, diatas gedung sate. Wahana ini paling banyak di minati pengunjung.

    Lalu ada ruangan khusus , mini bioskop yang menyajikan perjalanan pembangunan gedung sate. Lalu ada juga teknologi Augmanted Reality ( AR) dan lorong yang berlantai kaca. Saat berjalan diatasnya, pengunjung akan merasa sedang berjalan diatas langit dengan pemandangan gedung sate dibawahnya.

    Mungkin banyak pengunjung yang juga belum banyak tahu. Rupanya dinding Gedung Sate memiliki ketebalan satu meter. Salah satu tembok di dalam museum sengaja di bongkar untuk memberitahukan hal itu. Dan tidak ada bata merah hanya batu belah yang digunakan untuk membangunnya. 

    Museum ini dibuka hari Selasa hingga Minggu dan Senin tutup. Mulai pukul 09.00 hingga 16.00. Jadi untuk tahu lebih banyak soal gedung sate, yang merupakan masterpiece arsitektur jaman dahulu, kunjungilah Museum Gedung Sate. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus