Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    KPU: Partisipasi Pemilih 80% Harus Dipertahankan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26403.jpg

    SUMEDANG-Partisipasi pemilih sekitar 80% di Kabupaten Sumedang harus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan menjadi lebih baik lagi. Upaya ini diperlukan untuk mendukung target partisipasi pemilih nasional sebesar 77,5%. 

    Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat, Nina Yuningsih mengatakan rendahnya partisipasi pemilih seperti di Amerika Serikat yang mencapai  55 %, bisa berarti suara yang tidak menggunakan hak pilihnya lebih besar dibanding jumlah suara yang memenangkan presiden. 

    Rendahnya partisipasi pemilih, antara lain disebabkan penyelenggara yang kurang maksimal, sosialisasi kurang kreatif, calon yang kurang memberi formulasi, kampanye visi misi dan program yang kurang jelas, serta faktor pemilih yang apatis.

    “Ini tidak boleh terjadi di Sumedang. Kondisi ini, menurutnya bisa memengaruhi legitimasi pemimpin terpilih,"kata Nina  saat menyampaikan sambutan pada “Gelar Munggaran Pilkada Kabupetan Sumedang, Senin (11/12/2017) 

    Menurut Nina, peningkatan partisipasi pemilih harus menjadi PR bersama. Tugas itu, menurut Nina, bukan hanya tangungjawab penyelenggara, tetapi juga parpol, pemerintah, dan masyarakat.

    “Kerjasama yang baik para pihak bisa mendukung konsep wisata politik, sehingga pesta demokrasi di Sumedang bisa menjadi destinasi wisata,” urai Nina.

    Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat yang membidangi Divisi SDM dan Hubungan Partisipasi Masyarakat itu, juga menekankan pentingnya netralitas penyelenggara pemilu.

    “Netralitas adalah harga mutlak jajaran KPU, karena bila tercederai, maka risiko sosial, risiko politik, dan risiko hukum siap menjerat,” pungkasnya (MAT)

     

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus