Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jabar Butuh Enterpreneur University

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26438.jpg

    BANDUNG- Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar (Demiz) mengatakan perguruan tinggi di Jabar harus mampu merubah paradigma menjadi Enterpreneur University sehingga mampu mencetak lulusan yang mampu menciptakan lapangan kerja. 

    "Kita ini sekarang fokus hanya pada mencetak angkatan kerja dengan karakter terdidik, terampil dan kreatif," ujar Wagub Jabar kepada wartawan di Kantor Dinas Pendidikan Prov. Jabar, Rabu (13/12/2017).

    Sebenarnya kata Demiz, sisi kreatif ini memiliki peluang tersendiri untuk menjadikan mereka memiliki jiwa wirausaha atau pengusaha. Jadi tidak semata-mata mencetak lulusannya hanya sebatas sebagai pekerja saja.

    Seperti diketahui, Indonesia dengan jumlah penduduk mayoritas sebagai umat Islam tapi sayangnya sistem pendidikan kita lebih mencetak sebagai pegawai atau pekerja.

    Sejauh ini, anak-anak dididik oleh orang tua agar mereka memiliki pendidikan tinggi agar cepat mendapatkan pekerjaan yang layak. Tapi sedikit sekali mendorong mereka untuk menciptakan lapangan kerja bagi yang lainnya.

    "Kayaknya Nabi tidak pernah mencontohkan itu. Beliau pernah menjadi pengusaha sukses. Kenapa kita tidak mengikutinya?," ungkap Demiz.

    Dia mengungkapkan berdasarkan data bank dunia bahwa negara yang kuat secara ekonomi jika penduduknya minimal 4 persen menjadi pengusaha. Indonesia hanya 3 persen dan masih tertinggal dengan negara lain seperti Singapura mencapai 7 persen, Malaysia 5 persen, Thailand 4,5 persen.

    "Kita masih jauh tertinggal dengan negara lain karena memiliki potensi sumber daya alam yang banyak termasuk sumber daya manusia juga termasuk yang terbesar. Tapi kenapa tidak mampu mencetak enterpreneur yang berkualitas," tanya Demiz.

    Demiz juga menuturkan bukan berarti tidak boleh menjadi pegawai. Asalkan harus menjadi pegawai yang berkompeten, berintegritas, jujur dan berkualitas.

    "Tidak salah menjadi pegawai tapi jangan semuanya. Kekayaan bukan tujuan tapi salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah SWT," pungkasnya. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus