Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Relawan PMI Se-Jabar Kumpul di Sumedang

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26558.jpg

    SUMEDANG-Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai organisasi sosial kemanusiaan, dinilai telah berperan aktif membantu Pemerintah dengan memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat, baik pada pelayanan kesiapsiagaan, maupun pada saat dan pasca bencana, melalui pelayanan tanggap darurat.

    Hal tersebut diungkap Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar pada kegiatan Temu Karya Sukarelawan VI PMI Provinsi Jawa Barat, di Area Gajahdepa Waterboom, Desa Galudra Cimalaka Sumedang, Senin (18/12/2017).    

    Deddy Mizwar mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya terhadap para seluruh anggota Korps Sukarela (KSR), Tenaga Sukarela (TSR), dan Donor Darah Sukarela (DDS) di Jawa Barat, atas kontribusinya selama ini dalam melayani masyarakat.

    "Untuk itu, pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para Sukrelawan PMI se-Jawa Barat, yang selama ini telah mendharma baktikan dirinya bagi kemanusiaan, dengan senantiasa dilandasi ketulusan dan keikhlasan," kata Wagub Jabar Deddy Mizwar.

    Deddy Mizwar menilai, dalam menjalankan misi kemanusiaan, PMI telah menunjukkan dharma baktinya kepada sesama tanpa pandang bulu, tanpa membeda-bedakan asal-usul, suku, kelompok, ras, agama, politik, dan perbedaan lainnya.

    Lebih dari itu, semua misi kemanusiaan relawan PMI dilakukan secara sukarela, tanpa pamrih dan tanpa mengharap balas jasa, sekalipun harus mengorbankan pikiran, tenaga, materi, bahkan jiwa dan raga.

    Berangkat dari hal-hal tersebut, Deddy menuturkan perlunya upaya pembinaan dan pengembangan kapasitas Sukarelawan yang terlatih, terampil, berdedikasi, loyal, berani, bertanggungjawab, dan berjiwa sosial tinggi, oleh setiap level pengurus PMI, mulai dari tingkat Pusat hingga Ranting, sehingga menjadikan PMI dapat tumbuh dan berkembang sebagai organisasi kemanusiaan yang Berkarakter, Profesional, Mandiri, dan dicintai masyarakat.

    "Pada saat yang sama, dibutuhkan pula dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, baik Pemerintah, Pemerintah Daerah, Swasta, dan kalangan masyarakat," Katanya.

    Sehingga kata Deddy, setiap relawan PMI senantiasa siap dan mampu untuk terjun mengemban tugas sebagai relawan di garda terdepan, memberikan layanan dan bantuan kemanusiaan kapanpun serta dalam situasi apapun, terutama dalam keadaan tanggap darurat bencana alam, kecelakaan, dan keadaan darurat lainnya.

    Terkait kegiatan Temu Karya Sukarelawan VI PMI Provinsi Jabar, Ketua PMI Jawa Barat Irjen Pol Purnawirawan Adang Rochjana, berharap lewat kegiatan yang berlangsung 18-21 Desember 2017 tersebut, anggota PMI Jawa Barat dapat lebih kompak dan lebih giat membantu dan melayani masyarakat.

    Pun kegiatan Temu Karya Sukarelawan PMI kali ini diikuti kurang lebih 1.500 orang Anggota KSR, TSR dan DDS se-Jawa Barat.

    Temu Karya ini, juga merupakan yang ke-6 sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 1990, dan mempunyai arti penting sebagai strategi pembinaan, pengembangan, sekaligus penghargaan tertinggi Sukarelawan.

    Untuk bersama-sama belajar, bertukar pengalaman, memantau dan mengevaluasi proses pembinaan dan kepemimpinan Sukarelawan yang telah dilaksanakan PMI, sekaligus merancang peran dan kegiatan Sukarelawan yang berkesinambungan.

    "Ribuan anggota PMI Jabar tersebut berasal dari seluruh PMI Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat. Dari keseluruhan kontingen, ada kontingen inti, penggembira, peserta lainnya," kata Rochjana.

    "Rata-rata kontingen setidaknya mengirimkan 40 peserta untuk mengikuti Kegiatan Temu Karya tersebut," jelasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus