Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Jabar Di Amerika Serikat Ungkap Potensi dan Peluang Investasi Di Jabar

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/SDSC_0207WEB1.jpg

     

    Dalam siaran pers yang diterima jabarprov.go.id dari Humas Pemda Jabar, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, dalam rangkaian kunjungan ke Amerika Serikat (8/7), menyampaikan  presentasi di hadapan ratusan hadirin dalam forum bisnis The Indonesian Investment Marketing di Willard Intercontinental, Washington DC.
     
    Tema yang disampaikan dalam pertemuan tersebut adalah peluang dan potensi  investasi di Jabar. Adapun potensi  yang dipromosikan adalah panas bumi (geothermal), pembangunan bandara internasional dan fasilitasnya dengan kebutuhan biaya mencapai Rp 8,1 triliun,  industri daging ternak sapi (beef cattle industry), serta tenaga trampil keperawatan dengan nilai kebutuhan investasi US$ 17 Juta. 
     
    Menurut Gubernur, promosi pihak Jabar  meliputi sektor energi, infrastruktur, ketahanan pangan dan lainnya. Apalagi Jawa Barat mampu bertahan sebagai powerhouse utama di Indonesia.
     
    Gubernur, dalam sambutan tersebut  mengungkapkan hubungan Amerika-Indonesia merupakan hubungan kemitraan yang dinamis antara salah satu negara industri terbesar di dunia dan negara dengan sumber daya alam terbesar di dunia, dimana Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki tren investasi yang cenderung naik.
     
    Tingkat pertumbuhan ekonomi Jawa Barat tetap menjadi satu yang tercepat di Indonesia. Tahun 2009, Jawa Barat bisa menjaga pertumbuhan ekonomi lebih dari 4,2 persen dan 6,1 persen di tahun 2010. Diharapkan tahun 2011 akan tumbuh tidak kurang dari 6 persen. 
     
    Pemerintah Jawa Barat konsisten menerapkan praktik, kredibilitas dan akuntabilitas guna mendorong iklim bisnis yang sehat.
     
    Heryawan, dalam bagian lain keterangannya memaparkan  beberapa proyek investasi utama diantaranya Bandara Internasional dan pembangkit listrik tenaga panas bumi. 
     
    Proyek tersebut akan menopang peran Jawa Barat dalam pertumbuhan perekonomian Nasional. Dari total investasi asing di Indonesia, 10,43 persen diantaranya  berdomisili di Jawa Barat.
     
    Peranan Jawa Barat pada non-ekspor minyak Nasional mencapai rata-rata 20,27 persen/ tahun. “Hal ini memperkuat Jawa Barat untuk membangun Bandara Internasional.  
     
    Pemprov. Jabar,  menawarkan 14 titik panas bumi yang prospektif di 8 kabupaten.  Karena 14 titik tersebut begitu dioperasikan akan terhubung dengan garis transmisi untuk pasar Jawa-Bali.
     
    “Kunjungan ke Amerika Serikat ini merupakan bagian upaya  menarik investor/pengusaha Amerika Serikat untuk berinvestasi di Jawa Barat, baik investasi infrastruktur maupun yang sifatnya direct investment.    
     
    Harapannyam dapat  menjalin usaha yang produktf. Kerja sama dan hubungan kemitraan tersebut diharapkan mendorong akselerasi perekonomian di Jawa Barat.
     
    Gubernur, dalam pertemuan tersebut juga  mengajak peserta forum untuk menjalin kerjasama konstruktif dalam kemitraan berkelanjutan antara Amerika – Jawa Barat. 
     
    Diharapkan dengan  memanfaatkan forum ini sebagai media untuk mengakselerasi pertumbuhan investasi di Jawa Barat mengingat saat ini Jawa Barat menjadi yang utama dalam perekonomian indonesia, dengan kontribusi sekitar 17 persen perekonomian Indonesia. Dimana jumlah penduduk yang mencaai 43 juta dan diperkirakan menjadi 56 juta pada tahun 2025 merupakan peluang pangsa terbesar di Indonesia. 
     
    Sebagian besar industri nasional dan multinasional, perdagangan, dan pusat pendidikan terdapat di Jawa barat. Ditambah dengan iklim sosial yang kondusif untuk bisnis dan pleasure. (Nur)
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus