Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pembangunan Kawasan Bandung Timur Habiskan Rp 100 Miliar

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26861.jpg

    BANDUNG- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengapresiasi atas kerja sama pembangunan infrastruktur yang dilakukan antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dengan Summarecon Bandung. Pembangunan infrastruktur ini diperkirakan menelan dana sebesar Rp 100 miliar. 

    "Saling bantu yang luar biasa karena semuanya mendapatkan manfaat dengan baik. Pembangunan yang kita tidak tahu kedepannya seperti apa ternyata dilanjutkan oleh Summarecon," kata Gubernur Jabar kepada wartawan di Gedung Pakuan Negara, Rabu (10/1/2018).

    Gubernur mengaku bantuan yang diberikan pihak swasta akan meringankan beban pemerintah dalam pembangunan infrastruktur. "Terima kasih atas perhatiannya dalam urusan infrastruktur. Ini tentu bantuannya cukup besar terhadap pemerintah," ucap Gubernur Jabar.

    Kang Aher sapaan Gubernur Jabar Ahmad Heryawam menjelaskan ada 5 poin yang akan dibangun dikawasan Bandung Timur itu yakni bundaran penghubung pintu tol Gedebage Interchange Km 149 Padaleunyi dan akses menuju Masjid Raya Jawa Barat, Al-Jabbar termasuk akses menuju sarana olahraga (SOR) Gelora Bandung Lautan Api dengan panjang kurang lebih 550 meter.

    Selanjutnya, jalan penghubung dari bundaran ke jalan Gedebage Selatan dengan panjang 400 meter kemudian jalan untuk tol Gedebage Km 149 Padaleunyi yang menghubungkan ke bundaran yang lebih lebar 13,5 meter dengan panjang 650 meter. 

    "Lalu jalan RAM pintu tol Gedebage yang menghubungkan ke jalan pintu tol kurang lebih 500 meter dan ruas flyover Bandung Intra Urban Tol Road (BIUTR) sebagai kelanjutan yang telah dibangun dengan lebar 22 meter dengan panjang 2.400 meter," jelas Aher.

    Ke depannya, lanjut Aher ketika proses pembangunan jalan ini sudah jadi maka akan dihibahkan dan menjadi milik Pemprov Jawa Barat karena dibangun di atas lahan provinsi.

    "Tapi ketika sudah jadi milik Pemprov Jabar. Nanti kita hibahkan lagi kepada pemerintah pusat," ujar Aher.

    Gubernur berharap proses pembangunan infrastruktur tersebut berjalan lancar dan pada saat yang sama akan menjadi sebuah keuntungan bagi Summarecon Bandung. Pasalnya, sangat terbuka akses yang lancar dan luas ke arah sana.

    "Di saat yang bersamaan tentu bisnis Summarecon juga pasti berkembang dan harganya juga naik," pungkasnya.(MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus