Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Heryawan : Dorong Kemandirian Koperasi

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/GUBERNUR-ONFACE3.jpg

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta semua pihak terkait mendorong agar Koperasi lebih mandiri dan profesional. Sehingga sebagai sokoguru perekonomian bangsa, Koperasi diharapkan menjadi penopang kesejahteraan anggotanya. Untuk itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggulirkan sejumlah program pengembangan usaha koperasi dalam bidang produksi, pemasaran, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, Teknologi hingga Pengembangan Permodalan Koperasi. Dengan demikian Koperasi dapat menciptakan lapangan kerja, mengurangi kemiskinan dan pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
     
    ”Saya imbau agar koperasi senantiasa memperkuat konsolidasi internal organisasinya dengan meningkatkan partisipasi seluruh anggotanya serta membangun jejaring  antar koperasi atau koperasi dengan badan usaha lainnya terutama yang berkaitan dengan menciptakan produk unggulan daerah, pemasaran baik untuk dipasar lokal, nasional maupun pasar global,” ujar Heryawan di hadapan ratusan hadirin yang turut dalam Acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke 64 Tingkat Jawa Barat di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, Kamis (14/7) pagi. Seperti diketahui, Gerakan Koperasi berawal saat para tokoh Koperasi berkumpul di Tasikmalaya menyelenggarakan Kongres Koperasi I pada Tanggal 12 Juli 1947, yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesia..
     
    Lebih lanjut Heryawan menyatakan tema peringatan Hari Koperasi ke-64 yakni;  “Koperasi Kuat Rakyat Sejahtera” sangat kuat bermakna bahwa Koperasi sangat diharapkan menjadi lokomotif kemandirian dan kemakmuran masyarakat. Tema itu juga  mengandung tekad dan semangat agar koperasi semakin tumbuh kuat sebagai gerakan ekonomi rakyat dan soko guru perekonomian nasional sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat. “Untuk itu mari kita tumbuhkan koperasi-koperasi ditiap-tiap kabupaten, kota, kecamatan, desa, agar koperasi lebih mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” tuturnya.
     
    Untuk mengakselerasi pemberdayaan koperasi, menurut Heryawan butuh  komitmen dan koordinasi semua pihak baik Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota maupun Badan Usaha Milik Daerah dan Swasta, Tokoh Masyarakat, serta Gerakan Koperasi. Apalagi hal itu sejalan dengan Peraturan Pemerintah No. 38/2007 bahwa Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota dalam pemberdayaan Koperasi dan UKM menjadi tanggungjawab bersama dan harus diselenggarakan juga oleh Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota. Pemberdayaan koperasi dan UKM ini  harus dilaksanakan secara teratur dan terstruktur sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Norma Standar Prosedur dan Kriteria (NSPK), agar lebih tertata dan teratur.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus