Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jabar akan Bangun Rumah Sakit Baru Klaster B

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26988.jpg

    PANGANDARAN, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meletakan batu pertama Rumah Sakit Umum Daerah Pangandaran di desa Pananjung Kabupaten Pangandaran. Diharapkan, rumah sakit tersebut menjadi salah satu rujukan masyarakat Jawa Barat.

    Heryawan menyebutkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membangun Rumah Sakit Daerah (RSUD) Pangandaran yang termasuk kategori kelas B ini direncakan akan menjadi salah satu kebanggaan bagi warga Jawa Barat.

    Dia menyebutkan ketika RSUD kelas B persyaratannya memiliki luas lahan 5 hektar maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran pun telah menyiapkan luas lahan yang sama.

    "Kelihatannya menyusul pembangunan kluster rumah sakitnya dibandingkan dengan kabupaten tetangganya," kata Gubernur Jabar kepada wartawan di di desa Pananjung Kabupaten Pangandaran, Rabu (17/1/2018)

    Gubernur Jabar mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran yang telah mendahulukan fasilitas publik dibandingkan kepentingan lainnya. Betapa tidak, sampai saat ini Kabupaten pangandaran belum memiliki gedung tetapi lebih mendahulukan Puskesmas. Bahkan lahan yang seharusnya diperuntukan bagi gedung Pemda dihibahkan menjadi gedung Universitas Padjadjaran (Unpad) Pangandaran.

    "Sampai hari ini belum punya gedung pemda tapi lebih mendahulukan puskesmas dan RSUD termasuk lahan yg awalnya untuk pembangunan komplek pemda dihibahkan untuk menjadi Unpad Pangandaran,"kata Gubernur Jabar

    Kang Aher sapaan Gubernur Jabar menambahkan Pemerintahan harus bersifat holistik di lahan yang sama hadir pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten pangandaran.

    "Itulah kehadiran pemerintahan secara umum sehingga menghadirkan pembangunan di kawasan ini,"pungkasnya (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus