Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Katulampa Siaga I, Masyarakat Harus Waspada

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_27309.jpg

    BANDUNG- Hujan deras yang berlangsung sejak kemarin hingga saat ini di wilayah hulu Sungai Ciliwung di daerah Bogor telah menyebabkan debit Sungai Ciliwung meningkat dengan tinggi muka air di Bendung Katulampa telah mencapai 220 centimeter pada Senin (05/02) pada pukul 08.30 WIB, sehingga menyentuh pada level Siaga I atau level tertinggi dari tingkatan banjir.

    Dan pada pukul 09.00 WIB, tinggi muka air naik menjadi 230 centimeter, kemudian pada pukul 09.05 WIB menjadi 240 centimeter. 

    Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, dengan status Siaga 1 Bendungan Katulampa, maka warga yang berada di sekitar Sungai Ciliwung dihimbau untuk waspada.

    "Masyarakat yang tinggal di pinggiran bantaran sungai Ciliwung di wilayah Bogor agar tidak melakukan aktivitas di sungai, seperti di Katulampa, Sukasari, Barangsiang, Babakan Pasar, Sempur, Pabaton, Kedung Badak, dan Kedung Halang. Begitu juga masyarakat di sekitar bantaran Sungai Ciliwung di daerah Depok," katanya.

    Sutopo mengatakan, dengan level Siaga  I ini, diprediksikan 9 jam ke depan debit banjir akan sampai di Pintu Air Manggarai, Jakarta dan banjir akan menggenangi bantaran sungai di sekitar wiilayah di Jakarta seperti daerah Srengseng Sawah, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Pejaten Timur, Kebon Baru, Bukit Duri, Balekambang, Cililitan, Bidara Cina dan Kampung Melayu," tuturnya.

    "Masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan aktivitas di sungai dan dapat mengevakuasi barang-barang rumah tangga ke tempat yang aman, khususnya bagi permukiman di bantaran sungai Ciliwung," ucap Sutopo, melalui rilis yang diterima www.jabarprov.go.id, Senin (05/02).

    Sutopo memprediksikan, meski di Bandung Katulampa Siaga I, banjir tidak akan besar dan meluas karena hujan tidak merata dan sungai-sungai lain di wilayah Jakarta masih level normal atau aman seperti Kali Krukut, Kali Cipinang, Kali Sunter, Kali Karet, dan Kali Pesanggrahan.

    "Banjir diperkirakan hanya terjadi di permukiman di bantaran sungai dan  daerah-daerah lain masih aman. Namun demikian masyarakat untuk terus waspada dan siap siaga menghadapi banjir dan genangan," pungkasnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus