Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    BPK RI Harapkan LHP Pemprov. Jabar Raih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/IMG_1270.JPG

     

    BPK RI, secara resmi telah menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Pemprov. Jabar tahun anggaran 2010. Laporan tersebut disampaikan dalam sidang paripurna istimewa DPRD Jabar, Rabu siang (20/7).
     
    Kepala Perwakilan  Provinsi Jabar BPK RI, Slamet Kurniawan dalam pertemuan tersebut menegaskan sehubungan dengan LHP BPK RI tahun anggaran 2010, Pemprov. Jabar meraih Wajar Dengan Pengecualian (WDP), maka  BPK RI mengharapkan agar LHP Pemprov. Jabar  di tahun-tahun mendatang dapat meraih WTP.
     
    Slamet, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan LHP yang disampaikan BPK RI kepada  Gubernur Jabar, untuk hal-hal yang berkaitan dengan rekomendasi diharapkan dapat segera ditindaklanjuti. Hal tersebut, dimaksudkan untuk memperbaiki kualitas penyusunan dan pelaporan Laporan Keuangan Pemprov. Jabar tahun 2011.
     
    Laporan Keuangan yang diberikan opini WDP, adalah laporan yang telah dilakukan beberapa koreksi dan atau penyesuaian oleh Pemda setelah BPK mengajukan beberapa usulan koreksi atas dasar pemeriksaannya.
     
    Usulan koreksi dilakukan atas dasar sampling, bukan populasi. Oleh karenanya Pemprov. Jabar harus melakukan verifikasi atas semua populasi dan melakukan koreksi/penyesuaian sesuai dengan sistem yang diterapkan Pemda. 
     
    Sehubungan dengan hal tersebut, pemeriksaan hanya dapat menyimpulkan kewajaran atas laporan keuangan, bukan kebenaran atas laporan keuangan.
     
    BPK RI, mengharapkan laporan keuangan Pemprov. Jabar mendapat opini terbaik yaitu WTP. BPK RI, yakin Pemprov. Jabar telah menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK RI secara tuntas dan menyeluruh, maka dengan sendirinya opini WTP akan diperoleh Provinsi Jabar. (Nur).
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus