Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    BI Antisipasi Peredaran Upal Selama Pilkada

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_27603.jpg

    BANDUNG- Proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak pada 2018 akan dilakukan di 16 kota dan kabupaten termasuk pemilih Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat sudah dimulai yang ditandai  dengan mulainya pasangan calon (Paslon) melakukan safari ke sejumlah wilayah.

    Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jabar, Wiwiek Sisto Widayat mengatakan, untuk mengantisipasi adanya peredaran uang palsu selama proses Pilkada, berbagai upaya mulai dilakukan oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Barat.

    "Kita ada beberapa kegiatan yang harus kita lakukan, pertama kita terus melakukan sosialisasi lebih intensif lagi dan kita juga akan menambah kebutuhan uang bagi masyarakat terutama di 16 kota dan kabupaten di Jabar yang akan melakukan Pilkada," katanya.

    Wiwiek berharap, dengan cara-cara seperti itu tidak terjadi adanya peredaran uang palsu atau bisa mengurangi adanya uang palsu dimasyarakat selama proses Pilkada berlangsung maupun setelah kegiatan tersebut.

    "Dalam menghadapi Pilkada tentu kita memiliki suatu harapan agar uang palsu itu tidak ada atau bisa kita turunkan," harap Wiwiek, kepada www.Jabarprov.go.id, Rabu (21/02)

    Wiwiek juga meminta kepada seluruh masyarakat Jawa Barat untuk berhati-hati terhadap kemungkinan peredaran uang palsu selama melakukan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan  Pilkada.

    "BI tetap fokus bagaimana masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan uang yang cukup dengan nominal yang berbeda dan jenis yang berbeda sehingga pada saat mereka membutuhkan uang itu bisa dipenuhi,' tuturnya. (Parno) 

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus