Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Larang Anak Gunakan Sepeda Motor

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_27920.jpg

    BANDUNG-Kasus kecelakaan kendaraan bermotor khususnya roda dua yang melibatkan anak-anak hingga saat ini masih cukup tinggi, berdasarkan catatan kepolisian, dari 73 kasus kecelakaan roda dua, lebih dari 30 persen korbannya berstatus pelajar.

    Relawan Gerakan Bandung Disiplin, Hendro Talenta menduga, para pelajar tersebut mendapat “restu” dari orang tua untuk membawa sendiri kendaraan, terutama saat berangkat ke sekolah.

    "Terlihat masih banyak pelajar yang membawa sepeda motor ke sekolah, kalau sesekali, kita bisa anggap mereka curi-curi dari orang tua. Tetapi kalau setiap hari, artinya mereka memang dilegalkan dan difasilitasi oleh orang tua mereka,” ujarnya.

    Menurut Hendro, orang tua cenderung permisif dengan membiarkan anak-anaknya yang notabene dilarang mengendarai sepeda motor. Pembiaran itu kemudian mengajarkan anak-anak untuk merasa “boleh” mengendarai motor sendiri. 

    "Apalagi, di usia tersebut anak belum bisa membuat Surat Izin Mengemudi (SIM), untuk membuat SIM ada syarat umur," kata Hendro, pada Bandung Menjawab di Media Lounge Balai Kota Bandung, Selasa (13/03).

    Hendro menambahkan, kondisi tersebut juga terjadi karena lemahnya pengawasan pihak sekolah terhadap siswa yang membawa kendaraan, dimana terlihat masih banyak sekolah yang melarang siswanya membawa kendaraan pribadi. 

    "Di beberapa sekolah bahkan memiliki parkir yang cukup luas untuk menyimpan kendaraan, sedangkan sekolah yang tidak memiliki lahan, membiarkan motor-motor siswa terparkir di pinggir jalan," tuturnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus