Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Ajak Media Massa Gencarkan Sosialisasi Gerakan Sehari Tanpa Nasi

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/Gub-1.jpg

    BANDUNG-Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan menyatakan, Gerakan Sehari Tanpa Nasi merupakan salah satu ikhtiar untuk percepatan penganekaragaman konsumsi pangan di Jawa Barat. Gerakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Pergub Jabar Nomor 60 Tahun 2010 tentang percepatan diversifikasi pangan sumber daya local yang berlandaskan pada Perpres Bomor 22 Tahun 2009 tentang Diversifikasi Pangan.

    “Gerakan ini adalah sebuah ikhtiar percepatan diversifikasi pangan. Tentu saja perlu didukung oleh media massa dengan gencar mensosialisasikannya kepada masyarakat,” kata Gubernur di hadapan para Pemimpin Redaksi, Kepala Biro/Kepala Perwakilan Media Massa Cetak pada Acara Sosialisasi Hari Rabu Tanpa Nasi di Menara Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Jum’at (29/7) sore.

    Gerakan Sehari Tanpa Nasi, menurut Gubernur, diharapkan menjadi gerakan moral untuk memberdayakan bahan baku lokal selain beras mengingat di Jawa Barat jumlah bahan baku local selain beras cukup banyak, variatif dan optimal.

    “Penggunaan bahan baku local selain beras, seperti jagung, surgum dan singkong atau talas, memiliki kandungan gizi yang hampir sama. Bahkan kadar gizi untuk 100 gram nasi sebanding dengan 100 gram jagung atapun talas,” katanya.

    Adanya gerakan Sehari Tanpa Nasi, lanjut Gubernur, tak terlepas dari peta pangan dunia yang semakin berkurang seiiring dengan terus bertambahnya jumlah penduduk. Sementara lahan untuk pengadaan pangan tersebut semakin sempit karena beralih fungsi menjadi perumahan dan industri. Pada tahun 2025 nanti penduduk Jawa Barat diperkirakan mencapai 52 juta jiwa. Maka salah satu upaya untuk mengatasi krisis pangan tersebut, harus ada diversifikasi makanan pokok.

    “Ternyata biaya produksi singkong lebih murah dari padi. Tetapi hasil panennya lebih banyak singkong daripada padi. Satu hektar padi hasil panennya antara 4-6 ton. Paling banyak 8 ton. Tetapi, hasil panen singkong per hektarnya bisa mencapai 30 ton,” katanya.

    Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Hj. Netty Prasetyani Heryawan yang mendampingi Gubernur dalam acara tersebut menyatakan,  Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat sebagai mitra pemerintah sangat mendukung upaya serta gerakan diversifikasi bahan pokok, karena hal itu selaras dengan salah satu program Tim Penggerak PKK, khususnya Program Kerja Pokja III Bidang Pangan yaitu meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui penganekaragaman pangan bergizi sesuai potensi daerah.

    Sosialiasasi dan diskusi Gerakan Sehari Tanpa Nasi Gubernur dengan Pimpinan Media Massa Cetak itu dihadiri oleh para asisten Setda Provinsi Jawa Barat dan para pingpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Acara dipandu oleh Kepala Biro Humas Protokol dan Umum Setda Provinsi Jawa Barat, H. Ruddy Gandakusumah. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus