Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kabupaten Karawang Anti Praktik Rentenir

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_28070.png

    KAB. KARAWANG - Pemerintah Kabupaten Karawang nampaknya tidak main-main dalam membersihkan praktik rentenir di wilayahnya. Terlebih lagi, semakin banyak rentenir berkedok koperasi atau perorangan beroperasi ke kampung-kampung dengan mematok bunga sangat tinggi.

    Sejumlah langkah antisipatif sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Karawang, misalnya dengan melarang praktik rentenir. Larangan itu ditegaskan dengan Surat Edaran Bupati Karawang No. 660.2/67/Dinkop/I/2018 yang ditujukan kepada semua camat, kepala desa, para pelaku usaha perbankan, dan koperasi di wilayah Kabupaten Karawang.

    Wakil Bupati Karawang KH Ahmad Zamakhsyari mewanti-wanti seluruh kepala desa di Kabupaten Karawang untuk aktif memberantas praktik rentenir. Selain harus mengawasi praktik koperasi dengan praktik rentenir atau bank emok, para kades juga diharap segera mendata warga yang bakal diberi bantuan modal.

    "Warga yang memiliki usaha didata oleh kades atau lurah. Lalu dipastikan jika warga tersebut memang layak diberi bantuan modal usaha," kata Wakil Bupati yang kerap disapa Kang Jimmy saat berkunjung ke Kantor Desa Ciranggon, Kecamatan Majalaya, Selasa (17/4/2018). 

    Besaran modal, kata Kang Jimmy senilai Rp 500 hingga Rp 1 juta per orang. Sumber dana berasal dari Bank Jabar, yang telah berkomitmen membantu Pemkab Karawang memberantas rentenir. 

    "Banyak masyarakat yang jadi korban. Tak sedikit yang bisnisnya hancur akibat bertransaksi dengan Bank Emok (rentenir-red)," tambah Kang Jimmy.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus