Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Mendongeng, Cara Efektif Edukasi Anak

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_28328.jpg

    KAB. BANDUNG - Anak memiliki kemampuan mengingat lebih baik dari pada orang dewasa. Untuk itu, dengan cara berdongeng, mereka akan cepat menyerap informasi. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Bandung Tri Heru Setiati,SH,Sp.I saat mendampingi anak-anak PAUD pada acara Lomba Mewarnai di Perpustakaan Kabupaten Bandung, Kamis (24/5).

    “Anak PAUD itu punya kecerdasan dan keunikannya sendiri.  Mereka punya daya ingat yang kuat, jadi kalau memberi edukasi, pelajaran, bisa dengan cara mendongeng, berekspresi dan mengeksplor pengetahuan untuk anak-anak,” ungkap Tri Heru didampingi Bunda Ida sang pendongeng.

    Selain mengedukasi, mendongeng bisa juga digunakan dalam pembentukan karakter anak yang disampaikan dengan cara yang unik, tambahnya.

    “Ya, selain mendongeng untuk edukasi, bisa juga untuk pembentukan karakter anak, tapi tentu saja dengan cara yang unik dan menarik. Bisa sambil bernyanyi, atau memakai alat peraga,” imbuhnya.

    Pada kesempatan itu,  bersamaan dengan lomba mewarnai yang diikuti 60 siswa TK dan PAUD, ucapnya, dilaksanakan juga pelatihan keterampilan bagi para orangtua yang mengantar anaknya mengikuti lomba.

    “Disela menunggu anaknya lomba mewarnai, para bunda kita berikan pelatihan membuat kerajinan tangan. Hari ini kita berikan keterampilan membuat bunga dari sedotan plastik dan membuat media tanaman dari botol plastik yang disebut pot kapiler,” ujar Tri Heru.

    Pemberian keterampilan untuk para bunda lanjutnya, melibatkan pengurus dari Taman Baca Masyarakat (TBM) Rumah Alif di Cileunyi yang juga pegiat Kampung Sabilulungan Bersih (Saber).

    “Kita hadirkan Ir. Neni Utami dari TBM Rumah alif Cileunyi untuk memberikan keterampilan pada para bunda. Dengan memanfaatkan barang bekas yakni  botol, bu Neni menyebutkan keterampilan ini sebagai keterampilan pot kapiler, tuturnya.

    Tri Heru berharap kegiatan semacam ini bisa terus dimanfaatkan dengan baik dan menggunakan perpustakaan sebagai pusat berkegiatan masyarakat.

    “Bisa belajar bersama, menambah ilmu dan keterampilan juga mencerdaskan anak. Ke depan beberapa program juga akan diadakan tentunya unyuk meningkatkan SDM masyarakat Kabupaten Bandung,” pungkasnya. (Sumber : Humas Pemkab Bandung)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus