Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bupati Sukabumi Perbolehkan Plat Merah Digunakan Mudik Lebaran

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_28478.jpg

    KABSUKABUMI-Bertempat di Aula Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi (SETDA) Jl.Siliwangi No.10 Pelabuhanratu, Pemkab Sukabumi menggelar Rapat Dinas Bulan Juni 2018 yang dipimpin oleh Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami didampingi Wakil Bupati Sukabumi H. Adjo Sardjono dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Iyos Somantri. Kamis (7/6).

    Dalam arahannya Bupati menyampaikan apresiasi terkait dengan Pemkab Sukabumi meraih kembali prestasi WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) berdasarkan hasil penilaian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tingkat Provinsi Jawa Barat atas Laporan Hasil Pemriksaan (LHP) berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2017.

    “WTP harus menjadi semangat kita bersama-sama. Dari WTP ini pun kita harus banyak mengkaji persoalan-persoalan yang bisa selama ini dan belum terselesaikan dengan baik,” ungkap Bupati.

    Selanjutnya Bupati mengajak Kepada para ASN agar mengajak masyarakat untuk lebih mencintai produk lokal terutama makanan lokal seperti beras yang asli dari hasil pertanian petani Sukabumi.

    “Kita mempunyai produk “Beras Sukabumiku” yang harus didorong nilai konsumsinya di masyarakat terutama bagi para ASN lingkup Pemkab Sukabumi,” ujarnya.

    Terkait dengan penggunaan Mobil Dinas (Plat Merah) di Hari Libur Idul Fitri, Bupati memberikan ijin Mobil Dinas yang digunakan untuk dipake mudik di Hari Libur Idul Fitri.

    “Kendaraan Dinas diperbolehkan untuk dipake mudik dan agar dipergunakan sebaik-baiknya," ungkapnya.

    Bupati menyampaikan kekhawatirannya jika kendaraan Dinas tidak digunakan dan disimpan di rumah akan terjadi kerusakan dan kehilangan mengingat libur Idul Fitri kali ini mencapai 10 hari. Bupati pun mengingatkan agar penguna kendaraan plat merah agar digunakan dengan sebaik-baiknya dengan tetap menjaga norma dan kode etik sebagai ASN.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus