Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kadispora Jabar: Pencarian Atlet Berbakat Indonesia Tidak Sulit

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_28821.jpg

    KAB BOGOR-Melalui pendekatan keilmuan olahraga yang baik dan sarana faslitas yang modern maka pemerintah tidak akan sulit menghasilkan atlet yang berkualitas. 

    Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi (Dispora) Jawa Barat Yudha Saputra menilai, dengan segala fasilitas tersebut maka Pemerintah akan mampu mengidentifikasi bakat atlet yang harus dikembangkan.

    "Ke depan, dengan pendekatan ilmiah dan adanya fasilitas olahraga impor dari Jerman maupun China, membina atlet berbakat itu tidak sulit," katanya usai meninjau kesiapan Venue Asian Games 2018 di stadion Pakansari Kabupaten Bogor, Selasa (10/7/2018). 

    Apabila pendekatan tersebut dilakukan, kata Yudha, maka Indonesia akan mudah menggali potensi atlet dan akan melahirkan berbagai atlet level internasional.

    "Apabila itu dilakukan maka potensi bakat atlet Indonesia akan tergali, sehingga para atlet besar akan segera muncul di negara ini," ujarnya

    Kelebihan bonus demografi yang dimiliki indonesia dengan jumlah penduduk 260 juta jiwa maka tidak akan sulit untuk mendapatkan atlit yang berkualitas.

    "Tapi karena, mohon maaf, mungkin ada unsur-unsur like or dislike, terkadang itu yang mengakibatkan berbagai potensi yang ada itu tidak muncul," jelasnya.

    Namun, Kadispora Jabar juga mengakui, pembinaan dalam jangka panjang atlet di tanah air belum maksimal. Hal ini yang memicu prestasi olahraga di Indonesia menurun. Ia menyarankan agar pembinaan atlet dilakukan secara masif sehingga mampu mendapatkan atlit yang berkualitas dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

    "Indonesia akan menjadi negara besar berkat prestasi olahraga asalkan itu tadi, pembinaannya dilakukan secara rutin," pungkasnya. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus