Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pindad Serahkan Monumen Panser Anoa Bagi Pemkab Banyumas

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_29436.jpg

    BANDUNG-Memperingati HUT RI ke-73,  PT Pindad (Persero) menyerahkan monumen kendaraan tempur Anoa 2 tipe APC (Armoured Personnel Carrier) ke Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas di Alun-alun Banyumas pada 17 Agustus 2018. 

    Monumen panser Anoa ini diserahterimakan oleh VP Pengamanan & Pengelolaan Aset PT Pindad Muchsin Anwar, mewakili Direksi Pindad dan diresmikan oleh Sekda Kabupaten Banyumas diwakili Camat setempat, Ahmad Suryanto, Danramil, Kapolsek serta rakyat Banyumas. Monumen Anoa yang akan menjadi icon baru Banyumas ini merupakan pemberian Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto untuk tanah leluhurnya melalui Pindad pada momen kemerdekaan RI.

    Monumen panser ini dipajang secara permanen di alun-alun Banyumas, melengkapi monumen sebelumnya yang sudah lebih dulu dipajang  yaitu pesawat tempur MIG 17 Fresco hibah dari TNI AU.  

    "Dengan adanya monumen kendaraan tempur Anoa karya anak bangsa ini mudah-mudahan menjadi simbol kebanggaan dan menumbuhkan rasa kebangsaan bagi masyarakat Bamyumas dan sekitarnya," kata Muchsin dalam keterangan resminya di Bandung, Sabtu (18/8/2018).

    Menurutnya, kehadiran Monumen Anoa ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk berwisata ke Alun-alun Banyumas serta menjadi media edukasi masyarakat sekitar terkait alusista yang dimiliki TNI.

    "Monumen ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar maupun pedagang kaki lima (PKL) yang ada di sekitar alun-alun,"jelasnya.

    Anoa buatan industri pertahanan dalam negeri ini merupakan Kendaraan tempur karya anak bangsa dan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Anoa tipe APC ini mampu mengangkut hingga 10 personil, memiliki bobot 12.5 ton dengan kekuatan 320 HP serta kecepatan maksimal 100 km/jam. Ranpur ini juga dilengkapi dengan Remote Controlled Weapon System (RCWS) dan dapat dipasangi senjata dengan kaliber 12,7 mm serta senjata mesin kaliber 7,62 mm. 

    "Selain itu Anoa ini juga dapat dilengkapi Pelontar granat dan Thermal Driver Vision untuk meningkatkan kewaspadaan pada operasi di malam hari," ujarnya.

    Selain digunakan untuk misi TNI di tanah air, Ranpur Anoa dengan jumlah total 75 unit juga sudah digunakan untuk mendukung misi pemeliharaan perdamaian PBB pada United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), The United Nations-African Union Mission in Darfur (UNAMID), Multidimensional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic (MINUSCA). 

    "Anoa sudah terbukti kualitas dan ketangguhannya beroperasi di berbagai medan negara yang berbeda,"pungkasnya. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus