Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Indonesia Kirim 3532 Pasukan Perdamaian ke Kongo dan Lebanon

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_29660.jpg

    KAB BOGOR-Indonesia patut berbangga, bukan hanya atas prestasi para atlet di Asian Games 2018 dengan raihan emasnya, namun disaat yang sama Indoensia juga dipercaya dunia mengirimkan pasukan dalam misi perdamaian dan ketertiban di negara Republik Demokratik Kongo dan Lebanon.

    Sebanyak 3532 personil Satgas RDB Kontingen Garuda XXXIX-A Congo dan Satgas MTF Kontingen Garuda XXVIII-K Lebanon resmi dilepas oleh Presiden RI Joko Widodo, Jumat pagi (31/08/2018) di lapangan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP), Sentul Kabupaten Bogor. Turut mendampingi, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat H. Mochamad Iriawan. 

    "Hari ini Indonesia berbangga bukan hanya atas prestasi atlet kita di Asian Games kita juga bangga akan melepas kontingen Garuda untuk misi perdamaian dunia. Ini sebagai wujud kontribusi Indonesia untuk dunia sekaligus kita ingin mengharumkan nama baik bangsa dan negara," ujar Presiden Jokowi dalam amanatnya yang kala itu didampingi juga oleh Menkopolhukam Wiranto, Menlu Retno Mashudi, Menhub Budi Karya, Setkab Pramono Anung, Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Penjabat Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan.

    Indonesia memiliki sejarah panjang dalam misi perdamaian dunia. Kontingen Garuda telah berada di Sinai sejak tahun 1957 atau hanya satu dekade dari kemerdekaan Indonesia. Di tahun itu pula Indonesia telah mengirimkan lebih dari 38 ribu pasukan penjaga perdamaian PBB. Saat ini Indonesia masuk dalam jajaran 10 besar negara pengirim pasukan perdamaian dunia terbanyak.

    "Dengan keberangkatan pasukan hari ini yang berjumlah 3532 personil artinya kita telah mencapai 88,3% dari target 4 ribu personil dicanangkan dan saya perintahkan agar target 4 ribu segera tercapai," pinta Presiden.

    Lebih membanggakan lagi, dalam pengiriman pasukan perdamaian tersebut, kontingen Garuda dilengkapi dengan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) produk dalam negeri.

    "Yang juga membanggakan kontingen garuda ini memakai alutsista buatan anak bangsa dalam menjalankan misinya. Ini sekaligus menjadi etalase bagi kehandalan produk industri strategis negara kita," ucap Jokowi.

    Kiprah pasukan Garuda dalam berbagai misi PBB dikenal selalu dapat diterima oleh masyarakat setempat karena mudah berbaur dan menghormati budaya di negara tersebut. Kontribusinya pun tak terbantahkan karena memiliki rekam jejak dan sejarah panjang.

    "Sekali lagi ini adalah kepercayaan terhadap bangsa Indonesia sekaligus amanah yang harus dipikul dan tunaikan bersama," katanya.

    Kepercayaan dunia terhadap Indonesia semakin besar, ini terbukti saat Indonesia memperjuangkan kemerdekaan Palestina, mendorong proses perdamaian di Myanmar dan di Afganistan. Selain itu Indonesia juga terpilih menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

    "Saya berpesan kepada pasukan Garuda diseluruh dunia jagalah nama baik bangsa, patuhi hukum setempat dan selalu ikuti prosedur, jaga sikap, disiplin, dedikasi dan loyalitas," pungkas Jokowi.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus