Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Lapangan Gazibu Kembali Menjadi Tempat Shalat Ied

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/Iedgzbu.JPG

    Pelaksanaan shalat Idul Fitri 1432 H sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya, Lapangan Gazibu kembali menjadi salah satu lokasi diselenggarakannya Shalat Ied untuk tingkat Provinsi Jabar. Imam pada pelaksanaan Shalat Ied di Lapangan Gasibu ialah  KH. Fauzi Ridwan dan bertindak selaku khatib  Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.  Sejumlah pejabat serta mantan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat pun berdatangan antara lain :  Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan serta R. Nuriana, Ketua DPRD Jawa Barat Irfan Suryanegara, Kajati Jawa Barat Yuswa Kusumah dan Mantan Wakil Gubernur Jabar Nu'man Abdul Hakim. Di jajaran Pejabat Pemkot Bandung, juga hadir Sekdakot, Edi Siswandi.

    Pelaksanaan Shalat Iedul Fitri di Kota Bandung sebagaimana dilaporkan oleh panitia Shalat Ied tingkat Provinsi  dilaksanakan di 1472 lokasi, yang terdiri dari 936 lokasi di masjid dan 536 lokasi di lapangan terbuka. Panitia juga melaporkan tentang realisasi zakat yang berhasil dihimpun dalam Idul Fitri 1432 H. Panitia dalam laporannya mengungkapkan sampai saat ini telah tercatat jumlah pencapaian zakat sebesar Rp.54,2 miliar. Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan yang dihubungi wartawan usai Shalat Ied mengatakan perayaan Idul Fitri di Indonesia pada 2011 yang waktunya dilaksanakan berbeda oleh beberapa umat islam. Hal tersebut dipandang bukan sebuah masalah besar.

    Adanya perbedaan bisa terjadi di masyarakat. Salat subuh juga ada yang pakai kunut dan tidak kunut. Shalat  tarawih ada yang dilaksanakan 11 rakaat ada yang 23 rakaat. Lebaran ada yang sekarang dan kemarin, tidak masalah.  Berkaitan dengan adanya perbedaan perayaan Idul Fitri tahun ini, diharapkan  semua pihak dapat saling menghargai satu sama lain sehingga perbedaan yang ada tidak menjadi bibit perpecahan umat. Saat ini masyarakat sudah terbiasa dengan perbedaan tersebut sebab perbedaan paham soal kapan waktu pelaksanaan Idul Fitri sudah berlangsung sejak lama.  Kini, masyarakat juga semakin dewasa, sudah semakin terbiasa dengan perbedaan.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus