Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    H2, Beberapa Ruas Jalan Alami Kepadatan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/Macet.JPG

    Dari informasi yang dihimpun jabarprov.go.id (1/9) beberapa ruas jalan mengalami kepadatan lalulintas. Kepadatan terjadi di TolCileunyi. Dilokasi tersebut, terdapat antrean kendaraan.  Menurut pengguna kendaraan roda dua, Budi dalam keterangannya menuturkan kepadatan lalu lintas sudah terjadi sejak pukul 07.30 WIB. Kepadatan lalu lintas juga terasa sampai ruas jalan di Kawasan Nagreg sehingga sampai Ke Malangbong Garut, baru sampai pukul 10.30 WIB. Sementara itu, menurut pemudik yang baru sampai ke kampung halamannya diKawasan Ciamis, Ikin mengatakan menuju ke Kawasan Ciamis banyak penumpang yang terjebak kemacetan di daerah Gentong.  Penyebabnya banyak kendaraan pariwisata yang akan menuju ke Pangandaran sehingga berdampak pada kepadatan lalu lintas.  Lamanya waktu tempuh menuju kawasan Priangan Timur, juga dituturkan Ine menurutnya waktu tempuh dari Bandung menuju Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya mencapai 8 jam. Saya, kata Ine berangkat dari kawasan Bandung Selatan tepat pukul 05.00 WIb dan baru tiba di Kawasan Singaparna puku  l14.00 WIB.

    Kepadatan lalu lintas, terpantau di Kawasan Bandung Selatan.  Dari pantauan jabarprov.go.id  meningkatnya volume kendaraan juga terjadi di ruas jalan Soreang menuju Ciwidey. Pengguna
    kendaraan roda dua, Leni menuturkan kepadatan lalu lintas juga terjadi di pertigaan jalan Banjaran-Pangalengan-Cangkuang. Di jalan tersebut, kendaraan terbilang padat untuk kendaraan roda dua saja harus bergerak merayap.  Menyikapi adanya kepadatan lalu lintas dalam suasana lebaran, Anggota Komisi A DPRD Jabar,Deden Darmansyah dalampesan singkat kepada jabarprov.go.id mengungkapkan kepadatan lalu lintas tidak hanya terjadi dalam suasana lebaran saja, tetapi pada suasana mudik hal tersebut sempat terjadi terutama pada puncak mudik.Kepadatan dirasakan terutama di Jalur Pantura.  Kejadian serupa diprediksi juga bakal terjadi pada suasana balik.  Untuk mengansitipasi kepadatan lalu lintas secara fatal, diperlukan adanya keseriusan petuga ketika membuka atau menutup jalur lalu lintas jangan sampai merugikan aktivitas warga masyarakat lokal karena penutupan jalur jalan berdampak terhadap warga setempat.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus