Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Resmikan Fasum Fasos, Bupati Sukabumi Harapkan Optimalisasi Pelayanan

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_29850.jpg

    KABSUKABUMI-Dalam rangka menjalankan Visi Kabupaten Sukabumi yang ke 4, yaitu Optimalisasi pelayanan publik khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur Daerah, Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami meresmikan Pasar Tradisional Pasar Rebo (pasar yang beroperasi setiap hari rabu) dan Puskesmas Pembantu (PUSTU)  yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan gunting pita di Desa Sampora Kecamatan Cikirang Kabupaten Sukabumi, Rabu (12/09).

    Dalam amanatnya Bupati Sukabumi menyampaikan bahwa pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan untuk masyarakat.

    "Saya bersyukur bisa bersilaturahmi di tahun baru hijriah, mudah-mudahan fasilitas yang kita resmikan bisa bermanfaat dan berguna bagi masyarakat, khususnya di desa Sampora dan umumnya masyarakat luas," ungkapnya.

    Menurut Bupati, tuntutan pembangunan harus bersama-sama dijawab melalui tahapan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang).

    "Musrenbang di tingkat Desa berjalan apabila bapak ibu menyampaikan dan mengusulkan apa yang harus dilakukan di Desa tersebut, sehingga nantinya seluruh masyarakat bersepakat untuk memprioritaskan pembangunan di daerah tersebut. Kalau hari ini ada masyarakat datang ke Bupati membawa proposal tanpa melalui jalur musrenbang itu jangan berharap, karena semua ada proses dan aturannya melalui tahap musrenbang," jelasnya.

    Bupati mengakui butuh ide dan pemikiran dari para Kades yang inspiratif dan memiliki ide inovatif untuk pengembangan wilayah terutama meningkatkan ekonomi masyarakat, sehingga pembangunan dapat berjalan sesuai dengan harapan.

    Bupati pun memberikan tips pembangunan di desa-desa, yaitu dengan membentuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), menurutnya masyarakat harus di berdayakan sesuai kemampuan dan potensi yang ada.

    "Hati-hati juga jika membuat unit usaha, jangan sampai ada beberapa desa merugi karena menggunakan sistem pinjaman dana bergulir. Boleh tapi sistem dan komitmentnya harus baik," terangnya.

    Bupati mengharapkan program One Village One Product terwujud, sehingga tiap desa memiliki unggulan potensi untuk pengembangan wilayahnya, terlebih kawasan cikidang ditetapkan sebagai kawasan ekonomi khusus sehingga potensi wisata yang ada bisa dikembangkan di wilayah tersebut.

    "Saya titip untuk tidak membuang sampah sembarangan dan harus sering melakukan kegiatan bersih-bersih sungai,  jika terjadi pembiaran maka lingkungan tercemar serta akan menimbulkan dampak, terlebih ke Pelabuhanratu menimbulkan banjir dan penumpukan sampah," pungkasnya.

    Usai peresmian, Bupati Sukabumi Mengunjungi Kampung KB dan melaksanakan Sholat Dzuhur berjamaah di kampung Tangkolo Desa Sampora Kecamatan Cikidang.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus