Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Harapkan Ada Toko Dekranasda di Daerah

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_29968.jpg

    BANDUNG-Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil, mengajak kepada seluruh pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) di Kota dan Kabupaten untuk bisa menumbuhkan kreativitas.

    "Untuk ibu-ibu Ketua Dekranasda saya titip, yang pertama tumbuhkan semangat kreativitas kepada warganya karena Dekra ini datang dari daya imaginasi, daya imajinasi ini harus dilatih," ucapnya.

    Menurut Gubernur, Allah memberikan kita daya imajinasi, tetapi tidak akan menjadi apa-apa tanpa imajinasi tersebut dilatih, karenanya pihaknya menitipkan kepada Walikota dan Bupati serta wakilnya menyemangati daerah-daerah dan warganya untuk belajar kreatifitas.

    "Walikota dan Bupati menyemangati daerah-daerah dan warganya untuk ada belajar kreatifitas," ujar Gubernur, dalam sambutannya di acara pelantikan Ketua TP PKK dan Dekranasda di Aula Barat, Gedung Sate Bandung, Kamis (20/09). 

    Gubernur juga menitipkan kepada para Walikota dan Bupati untuk bisa merepresentasikan Dekranasda dalam 5 tahun ke depan dengan menyiapkan tempat display barang-barang hasil setiap daerah dengan nama Toko Dekranasda.

    "Jadi bisa menyewa di satu tempat di shoping mall dimana toko itu isinya semua kerajinan-kerajinan yang merepresentasikan daerah yang bersangkutan, jadi wajahnya itu," katanya.

    Gubernur juga menyatakan selain di kota dan kabupaten, untuk di tingkat Provinsi Jawa Barat pihaknya juga akan membuka toko di mall-mall di Jakarta, Yogyakarta hingga ke Provinsi Bali, ini untuk menunjukkan semangat Jawa Barat.

    "Gayanya harus proaktif terhadap pasar, jadi bukan hanya kegiatan-kegiatan yang rutin, wajahnya akan diukur apakah interaksi kepada masyarakat, pasar itu profesional atau tidak," tuturnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus