Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kemensos Bakal Ubah STKS Jadi Politeknik

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_30350.jpg

    BANDUNG-Untuk memenuhi kebutuhan pekerja sosial, Kementerian Sosial RI (Kemensos) akan merubah Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) menjadi politeknik.  

    Menteri Sosial RI (Mensos), Agus Gumiwang mengatakan selain STKS Bandung, ada beberapa STKS di wilayah nusantara yang akan menjadi politeknik seperti Sumatera dan Kalimantan. 

    "Nanti di kota-kota lain akan kami tetapkan menjadi Politeknik seperti di Sumatera dan Kalimantan," kata Agus kepada wartawan di kampus STKS Bandung, Rabu (17/10).

    Agus mengungkapkan upaya yang dilakukan Kemensos untuk membentuk Politeknis STKS sudah disampaikan melalui Menristekdikti sehingga diharapkan dalam waktu dekat segera terwujud. 

    "Saya sudah bicara dengan Menristekdikti dan mendapatkan respon yang positif, tinggal detailnya saja yang jelas yang kita kejar adalah kualitas dan kuantitas lulusan STKS," imbuhnya.

    Perubahan STKS menjadi Politeknik tentu ada konsekuensinya. Salah satunya akan menambah sarana dan prasarana termasuk jumlah mahasiswa yang belajar di kampus tersebut. Diharapkan dengan perubahan status STKS menjadi Politeknik 

    "Target kita tidak hanya dari sisi kualitas tapi kuantitas mahasiswanya juga," tegasnya.

    Mensos Agus menambahkan, peluang dan kesempatan menjadi pekerja sosial sebetulnya ada banyak sekali. Misalnya kebutuhan di lapangan, khususnya pekerja sosial dari masing-masing sektor meliputi pekerja sosial penanganan napza, anak terlantar, lansia, dan lainnya.

    "Sampai saat ini jumlah pekerja sosial masih kurang ideal dibandingkan jumlah lulusan," ujarnya. 

    Ke depan, lanjut Agus, pihaknya akan merumuskan kebijakan agar para lulusan STKS yang memiliki nilai IPK tertinggi bisa langsung dijadikan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemensos RI.

    "Tentunya mereka yang bisa lulus dari sini kami anggap memahami apa tugas dari Kementerian Sosial. Jadi sesuatu yang sangat wajar apabila mereka bisa kita pekerjakan di lingkungan Kemensos," pungkasnya. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus