Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Iwa : Percepat Penurunan Stunting

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_30751.jpg

    BANDUNG-Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan percepatan pengurangan kasus stunting yang hingga saat ini masih dinilai cukup tinggi, yaitu 29 persen, termasuk di 13 kabupaten di Jawa Barat yang juga kasusnya masih tinggi.

    Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan, pihaknya secepatnya akan melakukan inventarisir mengenai peta kabupaten dan kota yang kasus stuntingnya masih tinggi untuk kemudian didorong agar bisa menurun.

    "Tadi udah arahan langsung dari Gubernur untuk bagaimana mempercepat penurunan stunting di Jawa Barat yang sekarang posisinya 29% lebih dari kemungkinan dari total bayi yang ada," ucapnya.

    Menurut Iwa, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan instansi yang terkait dengan stunting, khususnya Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan beberapa pihak terkait, karena masalah ini tidak bisa selesaikan oleh pemerintah secara sendiri.

    "Petakan Kabupaten/Kota mana yang lebih besar, kita dorong untuk bisa menurun. Untuk itu kita koordinasi dengan instansi terkait karena ini tidak bisa selesaikan sendiri oleh pemerintah," ujarnya. 

    Iwa mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya juga akan melaksanakan rencana aksi siapa berbuat apa, alasan dan selanjutnya kita akan membuat juknis untuk bantuan ke Kabupaten/Kota setelah mendapat masukan dari Dinas Kesehatan dan penggiat kesehatan. Dicari juga solusi seperti apa yang harus dilaksanakan oleh desa dan apa saja yang harus dilakukan, baik itu dalam bentuk tenaga maupun juga dalam bentuk pendanaan supaya lebih efektif.

    "Insya Allah mulai minggu depan saya akan mulai melakukan koordinasi, sehingga perintah Gubernur sudah kita laksanakan," kata Iwa, di acara Pencegahan Stunting tingkat Provinsi Jawa Barat, di Lapangan Gasibu, Bandung, Minggu (18/11).

    Iwa menjelaskan bahwa kasus Stunting terjadi bukan hanya karena masalah pola hidup maupun pola makan atau pola tidur, tetapi juga pola hidup keseharian yang juga menentukan stunting. Karena itu pihaknya berharap dan meminta kepada semua media untuk bergerak bersama demi kepentingan kita dan untuk anak bangsa kita, supaya penerus generasi muda kita tinggi dan pintar.
     
    "Kalau anggaran tidak sepenuhnya masalah anggaran, tetapi juga masalah perilaku hidup bersih dan sehat, itu juga menentukan. Sepertiganya saja kalo anggaran itu, tetapi 70%  mengenai perilaku pola hidup bersih dan sehat.Bberarti disini adalah masalah edukasi dan sosialisasi sangat penting," tuturnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus