Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Korban KKB Papua Tiba di Polda Jabar

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_31005.jpg

    BANDUNG-Irawan Maulana, korban selamat dalam tragedi penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Nduga, Papua, disambut tangis haru keluarga saat tiba di Markas Kepolisian Daerah Jawa Barat, Selasa (11/12/2018).

    Pria berusia 22 tahun itu sempat putus kontak dengan keluarga, hingga akhirnya mendapat informasi yang bersangkutan akan diantar ke Polda Jabar. Pihak keluarga yang sudah menunggu untuk menjemput Irawan langsung memeluknya sambil menangis.

    Di tengah momen itu, Irawan bersyukur bisa selamat dari peristiwa penembakan dan mengucapkan terima kasih kepada personel TNI dan Polri yang telah menyelamatkannya. 

    Irawan sendiri mengaku masih mengalami trauma, dan belum bisa menceritakan pengalamannya kepada awak media.

    "Terima kasih kepada anggota TNI dan Polri yang sudah membebaskan dan memulangkan saya," ucapnya

    Seperti diketahui, Irawan merupakan salah satu korban selamat penembakan KKB di Kabupaten Nduga, Papua. Selama 8 bulan di Papua, Irawan bertugas memasang kabel Telkom di salah satu provider di pembangunan PT Istaka Karya.

    Adapun, Kepala Polda Jabar Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto tidak banyak memberikan keterangan. Agung mengatakan, bahwa kondisi fisik Irawan sangat baik. Hanya saja, pemulihan trauma pasca insiden penembakan yang terjadi di Papua, sangat diperlukan yang bersangkutan.

    Dia akan menginstruksikan kepada dokter dari Polda Jabar guna memberikan pelayanan trauma healing kepada Irawan. Setelah itu, akan mengantarkan Irawan ke kediamannya di Kampung Papandak, Desa Sukamenak, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut. 

    "Kami akan memberikan trauma healing untuk memulihkan psikisnya. Setelah itu, kami akan antar ke Garut," pungkasnya. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus