Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    PMI Jawa Barat Usul Anggaran Alat Penyimpanan Darah

    http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_31430.jpg

    BANDUNG-Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Barat mengusulkan anggaran untuk menambah alat penyimpanan darah kepada Pemprov Jawa Barat karena hingga saat ini PMI Jawa Barat masih membutuhkan alat atau tempat penyimpanan darah.

    "Untuk alat itu ada sebagian hasil usaha swadaya dan bantuan dari pemerintah kabupaten/kota, tapi kalau ingin meningkatkan daya tampungnya, maka alat-alat ini harus ada. Saya mengusulkan pada Gubernur Jabar agar ini tercukupi dengan anggaran pemda," kata Ketua PMI Jawa Barat Adang Rochjana, di sela-sela Musyawarah Kerja Provinsi PMI Jawa Barat Tahun 2019, di Kota Bandung, Kamis (17/1/2019).

    Menurut dia hingga saat ini seluruh PMI tingkat kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat memiliki alat penyimpanan darah tersebut namun jumlahnya masih kurang memadai.

    "27 kabupaten/kota ditambah di sini jadi harus 30 unit. Harganya ada yang 1,3 miliar satu unit itu, berarti kalau 30 unit itu jadi Rp 30 miliar lebih," kata Adang.

    Oleh karena itu pihaknya berharap Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil bisa membantu pihaknya terkait kebutuhan alat atau tempat penyimpanan darah.

    "Kang Emil selaku Gubernur Jawa Barat yang baru bisa mulai mencukupi kebutuhan seluruh perangkat atau alat-alat ini. Nah alat ini yang bisa menyimpan darah ini dalam waktu yang cukup lama. Sehingga kita dalam menghimpun donor itu lama-lama kalau dibiarkan jadi marus (darah beku)," kata dia.

    PMI Jawa Barat, kata Adang, pernah mengajukan anggaran untuk alat penyimpanan darah tersebut namun tidak bisa direalisasikan karena berbenturan dengan pelaksanaan PON XIX Tahun 2016.

    "Waktu itu pernah diajukan tapi terbentur anggaran PON dan yang lain, sudah saya mengajukan Rp36 miliar. Mungkin secara bertahap bisa dicukupi, sudah diajukan sekitar 5,8 miliar untuk operasional saja," kata dia.

    Sementara itu, Asisten Daerah Bidang Pemerintah, Hukum dan Kesejahteraan Sosial Pemprov Jawa Barat Daud Achmad mengatakan selama ini Pemprov Jawa Barat berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan dukungan kepada PMI Provinsi Jawa Barat.

    "Saya kira pemda tentunya mendorong PMI dari segi anggaran kemudian fasilitas termasuk gedung ini dibantu pemda. Kemudian kendaraan, itulah sebagian bentuk dukungan yang diberikan," kata dia.

    Pihaknya berharap PMI Provinsi Jawa Barat bisa menjadi organisasi kemanusian yang betul-betul eksis, terlebih wilayah Jawa Barat termasuk dalam salah satu wilayah yang rawan bencana. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus